Tantangan Asri Welas di Film Keluarga Cemara, Sulit Tak Menangis

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asri Welas. Instagram.com/@asriwelas

    Asri Welas. Instagram.com/@asriwelas

    TEMPO.CO, Jakarta - Film Keluarga Cemara mulai tayang di bioskop sejak Kamis, 3 Januari 2019. Film yang merupakan prekuel dari sinetron dengan judul yang sama itu, diperankan oleh Ringgo Agus Rahman, Nirina Zubir, Asri Welas, Zara JKT48, dan Widuri Sasono. 

    Baca juga: Ada 3 Kata Ajaib agar Harmonis Seperti Keluarga Cemara

    Asri Welas berperan sebagai Ceu Salma. Ia mengaku sempat ragu memutuskan untuk terlibat dalam film ini. Terlebih selama ini, Asri selalu mendapat peran sebagai orang Jawa. Namun, untuk film Keluarga Cemara ini, dia berperan sebagai orang Sunda. “Awalnya aku ragu sih, tapi karena ga mau ngelewatin kesempatan gabung di film yang diangkat dari sinetron legendaris, jadinya harus ambil,” tulis Asri Welas di Instagram.

    Dia juga menghadapi tantangan saat syuting, karena sering menangis. Asri merasa cerita di film itu benar-benar seperti yang dialami keluarganya. Saat ada adegan tidak menangis, menjadi hal yang paling menyulitkan dirasakan Asri Welas saat syuting Keluarga Cemara.

    Selain Asri Welas, Nirina Zubir juga menceritakan perasaannya sebagai salah satu pemeran film Keluarga Cemara ini. Nirina  mengatakan kalau karakter ini membuatnya teringat pada saat pertama kali masuk dunia perfilman. Memerankan karakter emak, membuat ibu dua anak ini merasa jatuh cinta pada karakternya. “Bisa merasakan menjadi orang lain besertakan problematika dan juga cara menghadapinya,” tulis Nirina Zubir di Instagram. Anaknya, Zivara Ruciragati Sharief, juga debut di dunia perfilman melalui film ini.

    Film Keluarga Cemara diangkat dari sinetron berjudul sama karya Arswendo Atmowiloto yang sangat populer di era 90-an sampai 2000-an, mengungkapkan kekuatan cinta keluarga dalam kondisi sangat sulit sekalipun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.