Kaleidoskop 2018: Momentum yang Mengubah Dunia Fashion

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meghan Markle menghadiri acara British Fashion Awards 2018 di London, Inggris, Senin, 10 Desember 2018. Pada malam penghargaan, Meghan yang rambutnya dicepol rapi mengenakan gaun satu bahu yang memperlihatkan perutnya yang semakin buncit. instagram.com/givenchyofficial

    Meghan Markle menghadiri acara British Fashion Awards 2018 di London, Inggris, Senin, 10 Desember 2018. Pada malam penghargaan, Meghan yang rambutnya dicepol rapi mengenakan gaun satu bahu yang memperlihatkan perutnya yang semakin buncit. instagram.com/givenchyofficial

    TEMPO.CO, Jakarta - Dunia fashion buka sekadar tentang busana terbaru dan model-model cantik melenggang di atas catwalk. Di sepanjang 2018 ini, ada beberapa momentum yang mengubah makna di dunia fashion menjadi lebih besar lagi.

    Para selebriti menggunakan fashion sebagai penyampai pesan atau menunjukkan keberagaman dalam peragaan busana. Mengutip Vogue, berikut 3 momentum penting yang membawa perubahan besar di dunia fashion pada 2018.

    # Sikap di karpet merah
    Setelah gerakan #MeToo dan Time's Up, karpet merah juga menjadi platform untuk opini politik. Para selebriti menggunakan busana hitam dan pin Time’s Up saat menghadiri Golden Globes 2018.

    Baca: 4 Fashion Seleb Terbaik dan Mawar Putih di Grammy Awards 2018

    ADVERTISEMENT

    Acara Academy Awards atau Piala Oscars ke-90 di Hollywood, California, 5 Maret 2018. REUTERS/Lucas Jackson

    Mereka kembali melakukan hal yang sama untuk Academy Awards. Di akhir tahun ini, gerakan Time's Up telah mengumpulkan lebih dari USD 20 juta atau sekitar Rp 291 miliar demi memberikan biaya bantuan hukum pada korban kekerasan seksual.

    # Ratu Inggris hadir di peragaan busana
    Ratu Elizabeth, 92 tahun. Sumber: John Stillwell/AP/news.com.au

    Ratu Elizabeth II hadir di acara London Fashion Week atas permintaan British Fashion Council untuk memberikan penghargaan lepada desainer Richard Quinn. Saat Ratu Elizabeth II duduk di baris depan London Fashion Week dan Richard Quinn menunjukkan karyanya yang unik dengan tema perbudakan yang menjadi ciri khas dia.

    # Keragaman
    Narasi mode yang diberikan di 2018 menunjukkan kalau kecantikan bisa datang dari berbagai hal. Karena itu, peragaan busana di 2018 banyak yang menunjukkan perempuan dengan berbagai bentuk tumbuh, ukuran, ras dan kepercayaan.

    Seorang model ukuran plus memperagakan lingerie Savage X Fenty karya Rihanna dalam NYFW, di Amerika Serikat, Rabu, 12 September 2018. AP Photo

    Rihanna memiliki peran besar dengan kesuksesan narasi mode ini saat meluncurkan lini pakaian dalam Savage x Fenty. Dia menggunakan model yang beragam untuk menunjukkan kalau pakaiannya cocok buat semua wanita.

    Baca juga:
    Rihanna Hadirkan Lingerie Beragam Bentuk di New York Fashion Week

    # Muse dari kerajaan
    Meghan Markle resmi menjadi bagian dari keluarga kerajaan saat menikah dengan Pangeran Harry pada 19 Mei 2018. Wanita ini telah menjadi muse baru untuk gaya kerajaan. Dia memiliki pilihan fashion yang berbeda dari keluarga kerajaan lainnya. Kendati sering mendapat kritik, Meghan Markle selalu menarik perhatian dengan setiap busana yang dia gunakan.

    Duchess of Cambridge, Kate Middleton dan Duchess of Sussex, Meghan Markle berbincang saat menghadiri perayaan Natal kerajaan di Gereja St Mary Magdalene di Sandringham, Inggris timur, 25 Desember 2018. Keduanya tampil mempesona dengan gaun merah yang dikenakan Kate dan hitam yang digunakan Meghan. REUTERS/Hannah McKay:

    Pada 2018 ini, semakin banyak orang yang memperhatikan apa saja kegiatan keluarga kerajaan hanya karena ingin melihat apa yang dikenakan oleh Meghan Markle.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.