Doa dan Harapan Bebi Silvana untuk Pernikahannya dengan Opick

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Opick dan Bebi Silvana. Tabloidbintang.com

    Opick dan Bebi Silvana. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bebi Silvana dan Opick menggelar resepsi pernikahan di Hotel Aryaduta, Bandung, Jawa Barat, Senin 17 Desember 2018. Keduanya telah mengenal sejak lama dan aktif di organisasi yang sama. 

    Bebi Silvana berharap ini menjadi pernikahan yang terakhir bagi dirinya dan Opick.  Dia juga memohon doa yang terbaik untuk kebersamaannya dengan Opick. "Saya minta doa dan harapan yang terbaik buat saya dengan Mas Opick. Mudah-mudahan ini adalah pernikahan terakhir kami dan mudah-mudahan segera mendapatkan momongan," ucap.

    Opick dan Bebi Silvana di acara resepsi pernikahan mereka. (Altov/tabloidbintang.com)
    Opick dan Bebi Silvana di acara resepsi pernikahan mereka. (Altov/tabloidbintang.com)

    Salah satu hal yang menjadi pertimbangan Bebi Silvana menerima pinangan Opick adalah sosoknya yang sederhana. Bahkan terlepas dari apa pun gosip yang menerpa, baginya Opick pribadi yang tidak macam-macam sepanjang meniti kariernya. "Aku suka sama Mas Opick karena kesederhanannya gitu, karena naturalnya. Karena beliau yang aku tahu dari sejak awal berkarier sampai saat ini tidak ada neko-neko, menurut aku ya. Kalau menurut teman-teman yang lain aku enggak tahu," papar Bebi Silvana.

    Bebi Silvana mengaku sempat mencari jawaban atas pinangan Opick dengan salat istikharah. Dari situ ia mengaku dipertemukan Opick di dalam mimpinya. Bebi Silvana percaya, ini pertanda baik bagi rumah tangga yang dibinanya bersama Opcik. "Mudah-mudahan dia menjadi imam yang baik, karena selama ini sudah menjadi suami yang baik. Saya rasakan itu aja sih harapannya," pungkas Bebi Silvana.

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.