Senin, 10 Desember 2018

Jessica Iskandar Hadiahi Ibunya Operasi Plastik, Apa Alasannya?

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jessica Iskandar berbagi cerita dengan sejumlah anak asuh di Rumah Singgah Bina Anak Pertiwi di Jakarta, Selasa, 12 Juni 2018. Jedar turut mengajak putranya, El Barack, yang baru berusia 4 tahun. TEMPO/Nurdiansah

    Jessica Iskandar berbagi cerita dengan sejumlah anak asuh di Rumah Singgah Bina Anak Pertiwi di Jakarta, Selasa, 12 Juni 2018. Jedar turut mengajak putranya, El Barack, yang baru berusia 4 tahun. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Jessica Iskandar memberikan hadiah operasi plastik untuk ibunya, Wulandari. Rencananya, ia akan mengajak sang ibu ke Korea Selatan pada 8 Desember 2018 untuk melakukan operasi plastik.

    Baca juga: Bagi Jessica Iskandar, El Barack dan Richard Kyle Best Friend

    Di sana Jessica Iskandar bersama ibunda akan menginap hingga 10 hari untuk memastikan operasi yang dilakukan sukses tanpa ada masalah. Presenter itu mengatakan operasi plastik tersebut merupakan permintaan ibunda Jessica Iskandar yang kini berusia 63 tahun. "Niat aku buat Mama senang, ini kan permintaan dia dari SMP. Kulitnya sudah mulai kendor. Mama wajahnya pengin yang kendor itu dinaikkan. Mudah-mudahan bisa lancar," ucap Jessica Iskandar.

    Jessica Iskandar dan keluarganya. (Instagram)
    Jessica Iskandar dan keluarganya. (Instagram)

    Jessica Iskandar berani menuruti permintaan ibunya karena sudah menemukan klinik kecantikan yang dianggapnya aman dan mumpuni. Ia sebenarnya sudah lama ingin mewujudkan keinginan ibunya itu. Namun dia khawatir bukannya terlihat lebih cantik, tapi malah berdampak buruk pada kondisi kesehatan. Maklum sang ibu usianya sudah tidak muda lagi.

    Sementara itu Erick Iskandar, kakak Jessica Iskandar di tempat yang sama mengatakan, operasi plastik terhadap ibunda sengaja dilakukan adiknya sebagai hadiah ulang tahun ke-63. "Jessica ini anti-mainstream. Kalau orang kan biasanya kasih hadiah barang gitu, dia hadiahnya operasi kecantikan," ucap Erick Iskandar.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.