Hari Guru, Shahnaz Haque Singgung Pola Asuh Anak di Rumah

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Shahnaz Natasya Haque. TEMPO/Arnold Simanjuntak

    Shahnaz Natasya Haque. TEMPO/Arnold Simanjuntak

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari Guru Nasional diperingati setiap 25 November dan bisa diisi dengan banyak cara. Ada yang mengucapkan selamat Hari Guru via media sosial, memberikan hadiah kepada guru, mengadakan acara di sekolah, dan lainnya.

    Baca: Hari Guru, Para Seleb Ini pun Pernah Menjadi Pengajar

    Di Hari Guru, pembawa acara Shahnaz Haque mengingatkan tentang bagaimana menghargai guru. "Anak-anak Indonesia, guru itu orang tua kalian di sekolah. Maka hormati dan hargai mereka bagaikan kalian menghargai orang tua kalian di rumah," kata Shahnaz Haque.

    Tak hanya berpesan untuk anak-anak agar menghormati guru, Shahnaz Haque secara tidak langsung menyinggung bagaimana pola asuh orang tua terhadap anak di rumah dan membawa sikap itu ke sekolah. "Bagaimana perlakuan kalian terhadap guru adalah cermin bagaimana bapak dan ibu mendidik kalian di rumah," ucap wanita 46 tahun itu.

    ADVERTISEMENT

    Shahnaz Haque. Instagram

    Shahnaz Haque mengatakan kalau anak-anak pergi ke sekolah untuk pintar. "Tapi untuk baik, kalian dibina di rumah," ucapnya. Jika ingin membahagiakan orang tua, dia melanjutkan, kuncinya bukan pada nilai yang bagus melainkan karakter yang baik. "Menghargai orang tua, menghargai guru, dan tahu bagaimana menjaga batasan antara murid dan guru."

    Selain Shahnaz Haque, Kak Ria Enes dan Boneka Susan juga mengingatkan jasa para guru. "Guru itu berasal dari bahasa sansekerta yang artinya memecah kegelapan," ucap Ria Enes. "Jadi, guru itu memecah kegelapan pikiran dan hati. Dengan belajar dari guru, pikiran jadi terang, hati terang, sikap dan perilakunya juga menjadi terang."

    Kak Ria Enes dan Boneka Susan. Instagram

    Ria Enes dan Boneka Susan mengucapkan selamat Hari Guru Nasional dan mendoakan, "semoga, guru yang adalah perpanjangan dari Tuhan yang menyentuh jiwa-jiwa kita para muridnya, akan menjadikan jiwa-jiwa itu menang, semangat, hebat, dan rendah hati."

    Baca juga: Hari Guru, 4 Tips Menjadi Guru yang Hebat


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.