Rabu, 12 Desember 2018

Tina Toon Ingatkan Anak Muda Hati-hati Pakai Media Sosial

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tina Toon menciptakan sendiri single terbarunya ini. Ia ingin membuktikan keseriusannya memasuki fase dari penyanyi cilik menjadi penyanyi dewasa. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    Tina Toon menciptakan sendiri single terbarunya ini. Ia ingin membuktikan keseriusannya memasuki fase dari penyanyi cilik menjadi penyanyi dewasa. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Tina Toon mengingatkan agar generasi muda berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Informasi yang berseliweran di ranah maya jangan ditelan mentah-mentah kemudian disebarluaskan karena kabar tersebut belum tentu benar.

    Baca: Ini Bekal Tina Toon untuk Menjadi Caleg

    "Dalam menanggapi segala sesuatunya itu jangan termakan orang yang tidak bijak. Dapat sedikit hoaks, langsung disebarkan, ditelan mentah-mentah, dan tidak berpijak pada fakta," kata Tina Toon. Wanita 25 tahun ini menambahkan, generasi muda sekarang semestinya mengedepankan persatuan, nasionalisme, dan toleransi.

    "Bangsa Indonesia itu memiliki beragam suku, bangsa, agama, hingga pulau. Kalau kita tidak bisa bertoleransi dan tidak saling menghargai, pasti ribut," ucap calon legislatif PDI Perjuangan DKI Jakarta ini. "Makanya ada Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap satu."

    Agustina Hermanto atau lebih populer dengan nama Tina Toon berpose saat menghadiri konferensi pers perayaan 90 tahun Sumpah Pemuda di Gedung DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Selasa, 23 Oktober 2018. ANTARA

    Tina Toon menambahkan, salah satu penghalang sulitnya mendapatkan kemerdekaan adalah kurangnya persatuan karena masing-masing pemuda memiliki ego. "Adanya pengakuan ber-Tanah Air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu itu mencetuskan Sumpah Pemuda. Setelah Sumpah Pemuda tahun 1928, akhirnya kita merdeka pada tahun 1945," ucap Tina Toon.

    Artikel lainnya: Jadi Caleg PDIP, Ini Gaya Tina Toon Pakai Busana Merah

    Untuk generasi sekarang, Tina Toon menyarankan agar mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif. Misalnya membuat vlog yang bermanfaat, mengadakan diskusi atau kegiatan yang meningkatkan rasa nasionalisme.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.