Shireen Sungkar Terinspirasi Fashion Muslimah Dubai

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Shireen Sungkar berbaju syar'i. instagram.com

    Shireen Sungkar berbaju syar'i. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Shireen Sungkar terinspirasi dari busana longgar yang dikenakan muslimah di kawasan Jazirah Arab, Dubai. Dia juga mengakui kini senang mengenakan busana-busana longgar.

    Baca juga:  Shireen Sungkar Sontek Suami Berbisnis Kuliner

    Menurut Shireen Sungkar, tampilan muslimah di Dubai sangat menarik. "Aku suka look orang Dubai, cuttingnya loose, enggak ketat. Aku sendiri sekarang senang memakai sesuatu yang loose," ujar dia di sela pagelaran Jakarta Fashion Week (JFW) 2019, Sabtu, 21 Oktober 2019.

    Seorang model membawakan koleksi Zashi oleh Zaskia dan Shireen Sungkar bersama Wardah dalam perhelatan mode Jakarta Fashion Week 2019 di Senayan City, Jakarta, Sabtu, 20 Oktober 2018. Koleksi Zashi terinspirasi dari Kota Dubai dengan menghadirkan warna-warna sekitar gurun pasir, seperti green army, sand, bronze, dan green olive. TEMPO/Nurdiansah.

    ADVERTISEMENT

    Ketertarikan pada busana longgar yang dikenakan para muslimah Dubai menginspirasi dirinya dan sang kakak, Zaskia Sungkar menghasilkan karya bertema Dubai di JFW 2019. Busana yang mereka tampilkan melalui label Zashi menjolkan sisi romantis dan feminin wanita masa kini yang dituangkan dalam busana dengan dominasi warna-warna earthtone seperti cokelat, hijau army.

    Sementara itu, Zaskia Sungkar menambahkan, kini muslimah di Uni Emirat Arab mulai menunjukkan karakter dengan mengenakan abaya konservatif. "Yang ingin aku angkat, wanita masa kini yang menurutku sangat wow. Enggak hanya di Dubai tetapi di Unit Emirat Arab, dari yang semula mengenakan abaya konservatif sekarang sudah bisa menonjolkan karakter mereka masing-masing," tutur Zaskia dalam kesempatan yang sama.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...