Senin, 17 Desember 2018

Vaksinasi HPV Penting untuk Anak buat Tekan Risiko Kanker Serviks

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kanker Serviks. Cancerbox.org

    Ilustrasi Kanker Serviks. Cancerbox.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada berbagai jenis kanker yang perlu diketahui. Ada juga beberapa kanker yang memiliki risiko lebih tinggi pada wanita, karena itu pencegahan perlu dilakukan sebaik mungkin. Salah satu kanker yang menyerang banyak wanita adalah kanker serviks.

    Dikutip dari National Cervical Cancer Coalition, kanker serviks adalah jenis kanker keempat paling umum pada wanita di seluruh dunia. Namun, karena berkembang seiring waktu, kanker ini juga merupakan salah satu jenis kanker yang paling bisa dicegah.

    Baca juga:
    Kanker Serviks, Apa Gejala dan Pengobatannya?
    Keluar Darah saat Berhubungan Intim, Hati-hati Kanker Serviks

    Pencegahan dapat dilakukan dengan vaksinasi HPV dari kecil. HPV ditemukan pada sekitar 99 persen kanker serviks. Ada lebih dari 100 jenis HPV yang berbeda, yang sebagian besar dianggap berisiko rendah dan tidak menyebabkan kanker serviks. Ada juga jenis HPV dengan risiko tinggi yang dapat menyebabkan kanker.

    “Memang sebaiknya mulai melakukan vaksinasi HPV untuk anak sekolah, dari SD kelas 5 sampai 6,” kata Dr. Raditya Wratsangka, dokter spesialis obstetri dan ginekologi, di Jakarta Pusat, Rabu, 10 Oktober 2018.

    Vaksinasi HPV adalah pencegahan kanker serviks yang terbaik, karena virus HPV bisa berkembang di dalam tubuh dalam waktu 15-20 tahun.

    Artikel lain:
    11 Faktor yang Membuat Kanker Serviks Mengintai

    Karena itu, Raditya menjelaskan kalau vaksinasi HPV sebaiknya dilakukan untuk anak usia 9-13 tahun. Untuk wanita yang sudah dewasa dan sudah aktif secara seksual, sebaiknya melakukan pap smear atau pap test. Hal tersebut adalah pemeriksaan yang penting untuk deteksi dini kanker serviks.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".