Rabu, 19 Desember 2018

Awas, Kanker Usus Besar Mengintai Perempuan Obesitas

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi usus besar. Cellularhealthinc.com

    Ilustrasi usus besar. Cellularhealthinc.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Perempuan dengan kelebihan berat badan atau obesitas berisiko tinggi terhadap serangan kanker usus besar. Begitu menurut penelitian yang, dilaporkan NY Times.

    Angka kasus kanker usus besar telah meningkat pada orang berusia di bawah 50 tahun. Sementara itu kasus tersebut menurun pada orang yang sudah tua. Tidak ada yang tahu alasannya.

    Baca juga:
    Kanker Usus, Penyebab, Gejala, dan Pengobatan
    Berbagai Cara Mendeteksi Kanker Usus Besar

    Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan JAMA (Journal of the American Medical Association) Oncology, para peneliti melacak kondisi kesehatan secara prospektif terhadap lebih dari 85.000 perempuan selama 22 tahun, mulai dari yang berusia 25 hingga 42 tahun. Para peneliti menemukan 114 kasus kanker usus besar pada perempuan berusia di bawah 45 tahun.

    Perempuan dengan kelebihan berat badan itu berisiko besar terhadap serangan kanker usus besar sejak dini. Dibandingkan dengan perempuan dengan berat badan normal, indeks massa tubuh antara 18,5 dan 22,9, perempuan obesitas dengan indeks massa tubuh lebih dari 30, memiliki risiko tinggi sebanyak 93 persen terkena penyakit tersebut.

    Obesitas dari usia 18 tahun juga berhubungan dengan kanker usus besar. Dibandingkan dengan perempuan yang memiliki kelebihan berat badan dari berat badan normal, mereka berisiko tinggi terhadap kanker usus besar sebanyak 65 persen.

    Artikel lain:
    Waspadai Kanker Usus Besar bila Sulit Buang Air Besar
    Awas, Makanan Berlemak dan Alkohol Bisa Sebabkan Kanker Usus

    "Kami memiliki skrining yang baik dan deteksi dini untuk kanker payudara pada perempuan muda, namun tidak untuk kanker usus besar. Saat ini tidak ada skrining untuk kanker usus besar bagi orang yang berusia di bawah 50 tahun. Beberapa dokter berdebat mengenai penurunan usia menjadi 45 tahun," papar penulis senior Yin Cao dari Fakultas Kedokteran Universitas Washington di Amerika Serikat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Pemilih Tetap Tahap Kedua untuk Pilpres 2019

    Komisi Pemilihan Umum atau KPU akhirnya mengumumkan perbaikan Daftar Pemilih Tetap tahap kedua pada 15 Desember 2018 untuk Pilpres 2019.