Berniat Operasi Plastik? Awas, Ada 10 Komplikasi yang Mengintai

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi operasi plastik. Shutterstock

    Ilustrasi operasi plastik. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebanyakan wanita ingin selalu tampil cantik dan awet muda. Tak heran jika mereka melakukan banyak cara untuk mendapatkannya. Mulai dari perawatan kulit menggunakan krim, perawatan di klinik kecantikan sampai operasi plastik

    Baca juga: Pandangan Ayu Ting Ting Soal Operasi Plastik

    Namun, jika Anda sedang berpikir untuk operasi plastik, ada beberapa komplikasi yang mungkin dialami setelah menjalaninya. Mengutip laman Healthline, pada tahun 2013, di Amerika, uang yang dihabiskan untuk operasi kecantikan lebih dari US$ 7 miliar. Dari mulai operasi payudara, augmentation ke rhinoplasty, prosedur untuk mengubah penampilan semakin banyak dan tinggi peminat.
     
    Sayangnya pembedahan sejenis ini memiliki risiko. Berikut beberapa komplikasi yang mungkin Anda alami.
     
    1. Hematoma
    Hematoma adalah kantong darah yang menyerupai memar dalam berukuran besar. Kondisi ini bisa terjadi pada 1-6 persen usai operasi payudara dan ini umum juga terjadi sebagai akibat komplikasi sesudah bedah kecantikan. Hematoma bisa menjadi risiko untuk hampir semua operasi, dan pengobatannya terkadang termasuk operasi tambahan menguras darah.
     
    2. Kerusakan Saraf
    Kemungkinan dari kerusakan saraf ada banyak tipe yang berbeda pada setiap prosedur operasi. Mati rasa dan kesemutan adalah gejala umum sesudah operasi plastik dan bisa menjadi tanda kerusakan saraf. Banyak wanita yang mengalami perubahan dalam hal sensitivitas menyusul operasi pembesaran payudara dan 15 persen secara permanen kehilangan sensitivitas puting.
     
    3. Infeksi
    Meskipun pascaoperasi ada perawatan untuk meminimalkan infeksi, itu termasuk satu dari banyak komplikasi operasi plastik. Dalam operasi payudara, dalam jangka pendek, ada Cellulitis atau infeksi kulit pada 2-4 persen orang. Pada beberapa kasus, infeksi dapat terjadi internal yang membutuhkan antibiotik IV. 
     
    4. Gumpalan Darah dan Emboli Paru-paru
    Pasca operasi ada potensi komplikasi bernama Deep Vein Thrombosis (DVT). Ini adalah kondisi dimana darah menggumpal, biasanya di bagian kaki. Ketika gumpalan darah pecah dan perjalanan ke paru-paru, itu dikenal sebagai emboli paru-paru. Meskipun relatif jarang, komplikasi ini bisa berakibat fatal.
     
    5. Bekas Luka
    Operasi plastik umumnya menghasilkan bekas luka. Sejak operasi kecantikan berupaya meningkatkan tampilan, bekas luka menjadi agak meresahkan. Jaringan parut hipertrofik, misalnya, adalah bekas luka yang merah dan tebal yang abnormal yang terjadi setelah 2-5 persen dari prosedur operasi pembesaran payudara.
     
    Selanjutnya: 6. Tampilan tak memuaskan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yuk! Mulai Menabung untuk Menunaikan Ibadah Haji

    Yuk! Mulai Menabung untuk Menunaikan Ibadah Haji