Selasa, 23 Oktober 2018

Kylie Jenner Ingin Punya Anak Lagi, Sudah Siap Nama Perempuan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kylie Jenner saat menggendong putrinya, Stormi Webster. Instagram.com/@kyliejenner

    Kylie Jenner saat menggendong putrinya, Stormi Webster. Instagram.com/@kyliejenner

    TEMPO.CO, Jakarta - Kylie Jenner sedang menikmati masa mengasuh putrinya, Stormi Webster yang kini berusia delapan bulan. Meski begitu, wanita 21 tahun ini berencana memiliki anak lagi. 

    Baca juga: Kylie Jenner Ingin Obsesinya Terhadap Makeup Menurun pada Anaknya

    Bagi Kylie Jenner menjadi ibu sangat mempengaruhi hidupnya. Tak hanya rasa bahagia tapi juga banyak hal lain yang mengubah kehidupannya kini. Saat melakukan tanya jawab di Snapchat bersama sahabatnya Jordyn Woods, Kylie Jenner mengatakan bahwa ia memang ingin memiliki anak lagi. Namun ia perlu waktu untuk mempersiapkan dirinya terlebih dahulu. 

    "Aku memang ingin punya anak lagi, tapi pertanyaannya itu kapan karena saat ini aku masih belum siap. Saat aku benar-benar ingin memiliki anak lagi pasti aku akan membagikan kabar bahagia ini dengan kalian," ucap Kylie Jenner dilansir dari Just Jared

    Kylie Jenner dan putrinya Stormi Webster yang berusia 8 bulan. Instagram.com/@kyliejenner

    Meski belum siap, Pemilik Kylie Cosmetics ini juga mengatakan bahwa ia ingin anak  keduanya nanti adalah perempuan. Bahkan ia telah memikirkan nama yang lebih feminim untuk anak keduanya tersebut. "Aku benar-benar menginginkan punya anak perempuan lain, semoga. Dan aku ingin memberikan nama yang lebih feminim," imbuhnya.

    Kylie Jenner melahirkan Stormi Webster pada Februari 2018, dari hubungannya dengan penyanyi rap Travis Scott. Selama Stormi Webster dalam kandungannya, Kylie Jenner sempat menghilang dari media sosial. 

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.