Selasa, 23 Oktober 2018

3 Zodiak Ini Diklaim Cocok Pakai Sepatu Datar, Cek Alasannya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sepatu trepes/flat shoes. Etsy.com

    Ilustrasi sepatu trepes/flat shoes. Etsy.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sepatu yang biasa dipakai sehari-hari ternyata sesuai dengan karakter masing-masing orang. Di sisi lain, gaya busana serta bentuk badan juga sering jadi bahan pertimbangan saat memilih sepatu.

    Dari sekian banyak jenis, sepatu datar jadi yang paling sering dipakai banyak orang karena dianggap nyaman. Namun, ada tiga zodiak yang disebut paling cocok memakai sepatu teplek karena cocok dengan kepribadian mereka.

    Artikel lain:
    4 Zodiak yang Supel, Dekat dengan Siapa Saja
    Zodiak di Bawah Naungan Dewa Dewi Beserta Karakternya
    Cara Anda Bertemu Belahan Jiwa Berdasarkan Zodiak
    Tipe Pola Pengasuhan Ibu Berdasarkan Zodiak

    1. Pisces
    Mereka yang berzodiak Pisces biasanya lebih menyukai sesuatu yang simpel dan antiribet. Kenyamanan adalah hal utama yang mereka pikirkan saat memilih sepatu. Jadi tidak heran jika mereka selalu mengandalkan sepatu datar untuk dipakai sehari-hari.

    2. Gemini
    Gemini memang terkenal memiliki suasana hati naik turun. Mereka pun memiliki kesukaan yang berubah-ubah setiap saat. Untuk sepatu, mereka lebih cocok memakai sepatu datar berbahan kulit. Sepatu datar dari bahan kulit dianggap bisa membuat mereka tampil lebih percaya diri.

    3. Sagitarius
    Sagitarius merupakan tipikal orang yang tidak memiliki keinginan yang macam-macam. Mereka juga jujur dan apa adanya sehingga sepatu apapun cocok untuk kepribadian mereka, terutama yang tanpa hak. Sepatu datar dengan bahan yang ringan sangat sesuai dipakai untuk kegiatan sehari-hari seorang Sagitarius.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.