Jessica Jung Bahagia dan Menikmati Hidupnya Saat Ini

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jessica Jung. snsd.jp

    Jessica Jung. snsd.jp

    TEMPO.CO, Jakarta - Jessica Jung kini merasa bahagia dengan hidupnya meski sudah tidak menyandang status sebagai personel SNSD. Menurut Jessica kehidupannya saat ini sudah sesuai dengan apa yang dicita-citakan sejak kecil.

    Baca juga: Jessica Jung Curhat Masa Mudanya yang Kelam dan Sering Menangis

    Dia ingin menikmati pekerjaannya saat ini. “Sejak kecil saya ingin menjadi orang yang cool. Saya ingin menikmati apa yang saya kerjakan dan menemukan kebahagiaan di dalamnya. Saya rasa saya sudah berada di jalur yang tepat,” ungkap Jessica dalam wawancara dan pemotretan dengan majalah Graze yang dilakukan di Los Angeles, Amerika Serikat.

    Jessica, mantan personel SNSD. (Soompi)

    Jessica, mantan personel SNSD. (Soompi)

    Namun tak dipungkiri, berkarier di dunia musik sambil menekuni bisnis yang dijalani Jessica sejak keluar dari SNSD sejak 2014 silam sangat menyita waktu dan tenaganya. Akibat kelelahan, belum lama ini Jessica Jung jatuh sakit. Hal ini menyebabkan dirinya bertekad untuk lebih fokus dan lebih memprioritaskan kesehatannya.

    “Belum lama ini, saya sakit selama beberapa hari setelah kembali ke Korea sesudah menyelesaikan jadwal saya yang sangat panjang. (Sakit) sangat membuang waktu. Jadi saya berusaha mengatur apa (nutrisi) yang kurang di tubuh saya dengan mengisinya satu persatu. Saya ingin menjalani hidup yang sehat dan menjaga kebahagiaan ini dalam waktu lama,” harap Jessica.

    Jessica menambahkan saat ini ia mulai mempersiapkan debut sebagai penyanyi solo. Dia berharap tahun depan ia bisa merilis album baru.

    Artikel lain: Rahasia Cantik Alami Taeyeon SNSD Ada pada Air

    TABLOIDBINTANG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.