Cinta dari Mata Turun ke Hati Bukan Cuma Mitos, Ini Penjelasannya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan jatuh cinta. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan jatuh cinta. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kita pasti pernah mendengar ungkapan cinta datang dari mata turun ke hati. Tak dapat disangkal, mata memang jendela hati dan berperan penting dalam hubungan cinta. Beberapa hal penting dalam hubungan bisa diungkapkan lewat tatapan mata.

    Tatapan mata penting dalam sebuah hubungan. Alasannya, tatapan mata bisa menjadi cara mudah bagi setiap orang untuk menyampaikan perasaannya, termasuk mengungkapkan rasa suka pada kekasih.

    Baca juga:
    Jangan Dibutakan oleh Cinta, Hindari Tren Kencan ala Kecoa
    Jangan Samakan Cinta dan Keterikatan, Ini Alasannya
    10 Cara Aneh Menyampaikan Cinta
    6 Alasan Seseorang Suka Bermain Cinta

    Selain itu, waspadai juga tatapan kecewa atau sedih yang mungkin diperlihatkan pasangan saat kita melakukan sesuatu. Siapa tahu, perilaku yang selama ini kita anggap wajar ternyata membuat hatinya terluka.

    ADVERTISEMENT

    Saat dua orang yang saling suka bertatapan, bola mata mereka akan membesar. Selain itu, banyak penelitian yang membuktikan kalau rasa suka umumnya pertama kali muncul saat tatapan kedua orang bertemu.

    Kalau orang yang kita suka belum juga menunjukkan respons, tatapan langsung ke matanya bisa jadi salah satu cara yang layak dicoba. Mata mempunyai peran yang besar untuk menyalurkan sinyal ketertarikan pada lawan jenis.

    Sebuah studi juga menyatakan kalau kontak mata bisa menyalurkan sinyal ke otak orang yang sedang kita tatap. Dengan begitu, siapa tahu dia berhasil menangkap sinyal yang kita berikan sehingga jadi penentu kelanjutan hubungan kita dengannya.

    TEEN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?