Senin, 22 Oktober 2018

Menyimak Perjalanan Panjang Makeup, Apa yang Sama dan Berulang?

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi lipstik.

    Ilustrasi lipstik.

    TEMPO.CO, Jakarta - Tren kosmetik itu selalu berulang. Buktinya, penampilan klasik yang sempat terasa kuno pada akhirnya kembali dielu-elukan seiring berjalannya waktu.

    Setiap masa punya ciri khas dandanan tersendiri, seperti era 1930-an yang disebut sebagai Masa Keemasan Hollywood. Saat itu, film-film bisu mulai berkembang jadi film dengan audio, riasan para aktris yang tampil di layar lebar menjadi tren, sebut saja Great Garbo dan Carole Lombard.

    Artikel lain:
    Makeup Ringan untuk Menonton Pertunjukan
    4 Pengguna Media Sosial Khusus Makeup
    Ayo Coba Makeup Singkat, Hanya 5 Menit
    10 Langkah Terlihat Cantik tanpa Makeup

    Pada masa itu, tren makeup yang populer sebenarnya tak jauh berbeda dengan riasan masa kini, eyeliner, maskara, lipstik merah, alas bedak, dan pemulas mata untuk menghasilkan tampilan kulit bersinar dan wajah merona.

    Tren yang dimulai pada 1930-an adalah alis tipis yang dibentuk dengan pensil alis. Meski beberapa tahun belakangan tren yang disukai adalah alis tebal, tampilan alis tipis juga diperkirakan bakal kembali disukai.

    Perempuan era 1930-an menganggap alis tipis akan membuat penampilan mereka semakin feminin. Ada yang sengaja mencabuti alisnya, tapi ada juga yang lebih ekstrem, mencukur habis alis agar tercipta "kanvas" di mana mereka bebas menciptakan bentuk alis sendiri.

    Dame Gladys Constance Cooper aktris di era film bisu. boredpanda.com

    Tren contouring dan highlighting wajah agar terlihat bersinar juga dimulai sejak 1930-an. Sama seperti sekarang, perona pipi juga tak pernah luput agar wajah terlihat berseri.

    Penjepit bulu mata baru mulai muncul saat itu, begitu juga dengan maskara kedap air, membuat para kaum hawa menginginkan bulu mata yang tebal serta lentik. Maskara masih disukai hingga saat ini. Jika tak mau repot, ada bulu mata palsu yang bisa diaplikasikan kapan saja.

    Tren yang masih bertahan adalah lipstik merah. Ketika film hitam putih mulai digantikan dengan film berwarna, penonton akhirnya bisa melihat warna-warna bibir sang bintang dan ingin menirunya. Bedanya, lipstik zaman dulu lebih mudah terhapus karena belum ada teknologi dan inovasi secanggih sekarang.

    Bintang Hollywood 1930-an, Constance Bennet, pernah mengatakan lipstik yang dia pakai selalu cepat terhapus saat makan atau menempel di pipi anak yang diciumnya.

    Saat ini banyak lipstik yang dibuat agar bisa bertahan lama di bibir, salah satu yang mengusung inovasi baru dapat dilihat langsung di Taiwan Beauty International Show 2018 yang akan berlangsung pada 13-15 September di Taipei World Trade Centre Exhibition Hall 1.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.