Kata Feng Shui, Jangan Taruh Foto Seram di Ruang Keluarga

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ruang keluarga. sunnysarasotahomes.com

    Ilustrasi ruang keluarga. sunnysarasotahomes.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ruang keluarga merupakan area yang bisa disebut paling penting dan digunakan penghuni rumah untuk berkumpul bersama. Oleh sebab itu, ruang keluarga harus berisi berbagai macam kursi dan sofa dan juga dekorasi.

    Penataan furnitur dan desain ruang keluarga juga dapat dilakukan berdasarkan Feng Shui. Berikut aturan-aturan penting dalam mendesain ruang keluarga dengan mengikuti saran Feng Shui.

    Baca juga:
    Menilik Desain Ruang Keluarga di Rumah Berdasar Feng Shui
    Feng Shui: 6 Aturan Dasar Penataan Kamar Tidur
    Warna yang Mengubah Hidup Sesuai Feng Shui
    Kiat Mengalirkan Rezeki ke Dalam Rumah Berdasar Feng Shui

    #Ventilasi
    Ruang keluarga sebaiknya terhubung dengan ruang luar sehingga ventilasi udara bisa berjalan dengan baik. Di sini bisa saja ditempatkan jendela dan pintu yang cukup lebar sehingga pencahayaan alami bisa didapatkan dengan baik. Ruang keluarga kurang baik jika terjepit oleh semua ruangan atau tidak ada udara luar yang masuk.

    #Foto
    Letakkan foto keluarga agar setiap anggota merasa memiliki tempat dan peranan di dalam keluarga. Selain itu, foto juga merupakan kebanggaan karena memperlihatkan keintiman, apalagi jika foto diambil di lokasi dan waktu yang memiliki kenangan atau makna khusus.

    #Lukisan
    Jangan meletakkan foto atau lukisan binatang yang menyeramkan.

    #Sudut yang tajam
    Perhatikan apakah ada sudut siku tembok yang tajam ke ruang keluarga. Jika ada, sebaiknya diatasi dengan meletakkan tanaman yang menghalangi siku runcing tersebut.

    HOME


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.