Nyamuk Senang Memangsa Penggemar Minuman Bersoda, Ini Sebabnya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi minuman bersoda. Mario Tama/Getty Images

    Ilustrasi minuman bersoda. Mario Tama/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Gigitan nyamuk memang menjengkelkan karena menyebabkan bentol dan gatal. Namun mengusir serangga pengisap darah ini juga tak bisa dibilang mudah meski kita sudah menggunakan obat atau losion anti-nyamuk.

    Sebenarnya, ada lima penyebab kenapa nyamuk senang menggigit kita. Apa saja itu?

    Ilustrasi - Nyamuk Aedes Aegypti. SHUTTERSTOCK KOMUNIKA ONLINE

    1. Golongan darah
    Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Medical Entomology menyebutkan golongan darah berpengaruh terhadap cara nyamuk mengidentifikasi mangsanya. Pada dasarnya, nyamuk mengisap darah karena membutuhkan serum protein yang terkandung dalam darah.

    Jenis protein terbaik menurut indera nyamuk adalah protein yang terkandung dalam golongan darah O. Kadar jenis protein tertentu pada darah O lebih tinggi dibanding golongan darah lain. Karena itu, pemilik golongan darah O berpotensi digigit nyamuk dua kali lipat dibandingkan dengan yang bergolongan darah B ataupun A.

    2. Pelepasan senyawa kimia oleh tubuh
    Aroma tubuh juga menjadi sinyal bagi nyamuk untuk mendekati dan menggigit. Senyawa alami yang dilepaskan tubuh, seperti asam laktat yang dihasilkan tubuh saat berkeringat, ampuh mengundang nyamuk mendekat. Jadi jangan heran jika setelah berolahraga atau beraktivitas fisik lain membuat kita jadi lebih berpotensi digigit nyamuk.

    Baca juga:
    6 Tips Mengatasi Nyamuk Secara Alami
    Usir Nyamuk dengan Daun Sereh atau Kemangi, Simak Caranya
    Awas, 11 Tempat Berikut adalah Sarang Nyamuk di Rumah

    3. Badan lebih besar
    Pengeluaran karbondioksida dari pernapasan juga menjadi salah satu sinyal bagi nyamuk untuk mendeteksi mangsanya. Nyamuk dapat mencium karbondioksida yang kita hasilkan dari jarak 50 meter melalui organ khusus yang disebut maxillary palp.

    Metabolisme orang-orang berbadan besar akan menghasilkan karbondioksida lebih banyak dibanding orang yang berukuran tubuh normal. Karena itu, nyamuk akan lebih mudah mengidentifikasi keberadaan orang bertubuh besar.

    4. Konsumsi minuman bersoda atau beralkohol
    Sebuah studi dalam Journal of the American Mosquito Control Association menyebutkan nyamuk lebih memilih mendarat di tangan seseorang yang banyak mengkonsumsi alkohol dan soda. Selain karena mempengaruhi aroma tubuh, minuman beralkohol dan bersoda dapat meningkatkan metabolisme sehingga mengundang nyamuk untuk mendekat.

    5. Memakai baju warna gelap
    Tak hanya melalui indera penciuman, nyamuk juga mengenali mangsa dari penglihatan. Berbeda dengan serangga lain yang tertarik pada warna mencolok, nyamuk menyukai warna gelap. Selain gemar bersarang di tempat-tempat gelap, nyamuk juga suka berada di sekitar pemakai baju berwarna gelap, seperti hitam atau biru tua.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.