Prilly Latuconsina Punya Alasan Berbisnis Sejak Usia Muda

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prilly Latuconsina menjadi brand ambassador perusahaan e-commerce Shopee dalam peluncuran di Jakarta, 07 Februari 2018. Shopee juga menggaet Prilly sebagai ikon kampanye Shopee Days of Love di bulan Februari. TEMPO/Nurdiansah

    Prilly Latuconsina menjadi brand ambassador perusahaan e-commerce Shopee dalam peluncuran di Jakarta, 07 Februari 2018. Shopee juga menggaet Prilly sebagai ikon kampanye Shopee Days of Love di bulan Februari. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Prilly Latuconsina mulai menjajaki dunia bisnis. Di usianya yang baru kepala 2, ada lima usaha yang dikelolanya. Hal ini membuat Prilly mengorbankan masa mudanya untuk bermain. 

    "Aku total sekarang ada 5 bisnis yang lagi jalan. 3 makanan, 2 bukan makanan," ucap Prilly Latuconsina di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu 18 April. 2018. Bagi Prilly, memfokuskan diri untuk berbisnis di usia yang masih sangat muda bukan tanpa alasan.

    Bintang film Danur ini, sadar tidak selamanya dapat berkarier di dunia hiburan. Terlebih Prilly ingin di masa tua nanti hidupnya lebih nyaman dan menikmati semua hasil kerja kerasnya. "Aku kerja semasa muda terus-terusan nanti pas tua tinggal menikmati hasilnya, itu aja tujuannya sebenarnya," ungkap Prilly Latuconsina.

    Artikel lain:
    Penampilan Prilly Latuconsina Ini Disebut Mirip Selena Gomez
    Jomblo, Prilly Latuconsina Ungkap Kriteria Pria Idaman

    Prilly mengatakan, inspirasinya dalam berbisnis adalah orang tuanya sendiri. Sejak kecil dia sudah melihat bagaimana ayahnya mengelola bisnis. Hal itu membuatnya ingin melakukan hal yang serupa. Selain berbisnis, Prilly juga menyerahkan urusan pengelolaan keuangan kepada orang tuanya. 

    Dengan begitu, pengelolaan keuangannya lebih terjaga. Misalnya sang ayah sudah membagi penghasilan untuk beberapa kepentingan. Salah satunya, dari penghasilan yang diterima Prilly, disisihkan untuk investasi supaya ada nilai tambah dari dana yang ada.

    "Orang tua ngejagain pengeluaran kita, ngejagain ini harus ditabung dan harus diputar jadi bisnis. Apalagi Papa kan sudah tahu sebelumnya dan sudah menggeluti bidang ini lebih dulu. Jadi tahu berapa yang harus ditabung, berapa yang harus dikeluarin," ungkap Prilly.

    AURA

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara