Senin, 22 Oktober 2018

Benarkah Wanita Senang Ditembak dengan Bunga?

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita menolak lamaran atau cincin atau memilih sendiri atau memilih single. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita menolak lamaran atau cincin atau memilih sendiri atau memilih single. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu tujuan manusia hidup bisa dikatakan untuk mempunyai pasangan dan meneruskan keturunan. Sebelum mencapai masa-masa tersebut, Anda harus siap menjalani proses dari awal saat menemukan pasangan, menjalani hubungan cinta, sampai melangsungkan pernikahan.

    Khusus dalam tahap menemukan pasangan, ada ungkapan perempuan senang “ditembak” dengan bunga. Bunga menjadi salah satu hal paling umum dalam setiap pernyatan cinta. Hal tersebut kurang lebih disebabkan karena beberapa bunga dipercaya menjadi simbol dari romantisme.

    Namun, tidak semua bunga dapat melambangkan hal yang romantis. Bunga krisan contohnya. Alih-alih melambangkan hal yang romantis, bunga krisan malah melambangkan rasa duka cita yang mendalam.

    Adapun beberapa bunga yang dapat diartikan sebagai rasa romantisme serta dapat dipakai untuk menyatakan cinta kepada wanita idaman di antaranya mawar, dahlia, lilak ungu, dan kamelia merah.

    Dengan membawa jenis bunga yang tepat, pria tidak akan merasa canggung dan malu dalam menyatakan perasaan kepada wanita idaman.

    Tentu, selain bunga, hal yang paling utama dalam “menembak” wanita idaman adalah melihat kesiapan diri sendiri. Adalah hal yang mustahil ketika pria ingin mendapatkan cinta wanita idaman sementara kondisi dan kesiapan dirinya masih jauh dari harapan.

    Contohnya, saat menembak wanita, ia menggunakan pakaian yang tidak keren atau masih canggung dalam menyatakan cinta. Pasti hal tersebut akan menjadi bumerang untuk dia.

    Namun, jika pria itu merasa sudah siap untuk menyatakan cinta kepada perempuan dambaannya, tentu beberapa hal di atas sudah tidak akan menjadi penghalang lagi. Selain beberapa hal diatas, masih ada beberapa lagi cara menembak wanita dengan bunga yang akan dibahas di bawah ini.

    Baca juga:
    Bunga untuk Hadiah Hari Valentine, Ketahui Makna Setiap Jenisnya
    Tip Mempercantik Ruangan dengan Hiasan Bunga
    Tip supaya Bunga di Dalam Vas Tak Cepat Layu

    1. Pemilihan bunga yang benar
    Hal yang sangat penting dalam “menembak” wanita memakai bunga adalah pemilihan bunga itu sendiri. Tentu pria tidak ingin menyatakan cinta ke wanita idaman dengan membawa bunga bakung. Pertama, ia harus mengetahui beberapa jenis bunga dan maknanya. Seperti yang telah diulas diatas, salah satu pilihan bunga yang paling tepat dalam menyatakan cinta ke wanita adalah dengan membawakan mawar. Kenapa mawar? Tentu saja karena bunga mawar adalah lambang untuk cinta dan juga kasih sayang. Membawa setangkai maupun segenggam mawar putih atau mawar merah untuk menembak perempuan niscaya akan menambah keromantisan pernyataan cinta.

    2. Pemilihan tempat yang tepat dan romantis
    Jika pria ingin “menembak” wanita dengan bunga, sebaiknya sedikit menyiapkan modal. Ia dapat mengajak wanita itu makan malam ke tempat yang romantis di tengah kota. Buat dirinya menjadi seorang ratu pada malam tersebut. Sambil menyantap makanan yang enak dan diterangi cahaya lilin di tengah-tengah meja, niscaya akan mendapatkan momen yang sangat pas untuk “menembak” si perempuan.

    3. Mengetahui suasana hati wanita idaman
    Suasana hati sering kali menjadi salah satu kunci seseorang dalam bertindak. Jika suasana hati sedang kurang baik, maka orang tersebut akan cenderung untuk bermalas-malasan dan mengerjakan sesuatu secara tidak maksimal. Sebelum “menembak” wanita dengan membawa bunga, pria perlu tahu apakah suasana hati perempuan tersebut sedang baik atau kurang baik. Jika suasana hatinya sedang kurang baik, maka sebaiknya tunda niat untuk “menembak”.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.