Bahaya Terlalu Sering Mencuci Wajah, Kulit Kering dan Merah

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi cuci muka. huffingtonpost.com

    Ilustrasi cuci muka. huffingtonpost.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mencuci wajah wajib kita lakukan setiap hari untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulit wajah. Tapi terlalu sering mencuci wajah juga bisa berdampak negatif.

    Mencuci wajah sebaiknya dilakukan dua kali sehari, di pagi dan malam hari setelah beraktivitas. Namun masih banyak orang yang berpikir bahwa sering mencuci wajah akan membuat wajah menjadi lebih segar dan cantik. Padahal terlalu sering mencuci wajah juga bisa berdampak buruk untuk kulit dan berikut tiga di antaranya.

    #Wajah terasa kering
    Kebiasaan mencuci wajah lebih dari dua kali dalam sehari harus segera dihentikan jika tidak ingin wajah terasa kering dan kesat. Sabun muka akan menghilangkan minyak alami yang diproduksi kulit, sehingga kulit akan kering jika terlalu sering mencuci wajah.

    #Kulit kemerahan
    Selain kulit akan terasa kering, efek kemerahan akan muncul di kulit jika terlalu sering mencuci wajah. Efek kemerahan itu muncul karena kulit mulai kekurangan minyak alami.

    #Beruntusan
    Mencuci wajah terlalu sering juga bisa menyebabkan beruntusan karena produksi minyak alami wajah yang meningkat lebih dari sebelumnya. Setelah itu, pori-pori di kulit akan mudah tersumbat dan memunculkan jerawat-jerawat kecil.

    TEEN

    Artikel terkait:
    Dampak Buruk Terlalu Sering Mencuci Wajah
    5 Langkah Bersihkan Komedo dengan Pore Pack dan Baking Soda
    Akibat Polusi Perawatan Wajah pun Harus Dilakukan sejak Dini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.