Senin, 24 September 2018

Penyebab Kendall Jenner Tumbang Setelah Suntik Vitamin C

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model cantik Kendall Jenner meninggalkan tempat duduknya usai menononton pertandingan NBA antara Los Angeles Lakers melawan Los Angeles Clippers, di Los Angeles, 19 Oktober 2017. AP Photo

    Model cantik Kendall Jenner meninggalkan tempat duduknya usai menononton pertandingan NBA antara Los Angeles Lakers melawan Los Angeles Clippers, di Los Angeles, 19 Oktober 2017. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kendall Jenner dikabarkan mendapat perawatan khusus di rumah sakit. Peristiwa ini terjadi sesaat sebelum menghadiri after party Oscar 2018 pada Minggu, 4 Maret 2018, setelah dirinya menyuntikan Vitamin C "Myers Cocktail" secara IV atau intravenous ke dalam tubuhnya.

    Menyuntikkan vitamin secara IV adalah dengan menyuntikkan langsung ke pembuluh darah. Hal tersebut dianggap sebagai cara efektif untuk mendapatkan manfaat yang cepat. Karena itu, metode penyuntikan vitamin IV ini semakin populer termasuk di kalangan selebritis Hollywood seperti Chrissy Teigen, Adele, dan Gwyneth Paltrow.

    Sayangnya meski banyak yang telah membuktikan khasiatnya, kakak dari Kylie Jenner tersebut justru tumbang setelah menyuntikkan vitamin tersebut ke dalam tubuhnya. Sang ibunda, Kris Jenner menyebut bahwa Kendall memiliki sedikit 'masalah' dengan vitamin yang ia dapatkan.

    Baca juga: Sering Jadi Kontroversi, Kendall Jenner Punya Prinsip Hidup OK


    Kendall Jenner (Depositphotos)

    Baca juga: 9 Pelajaran Hidup dari Kendall Jenner

    "Dia (Kendall) memiliki sedikit masalah dengan vitamin yang dia konsumsi. Saya pikir dia memiliki semacam reaksi hingga harus dirawat di rumah sakit," ujar Kris Jenner.

    Namun meski penggunaan vitamin secara IV ini sangat digemari, bukan berarti tanpa risiko. Spesialis anastesi sekaligus pendiri Hudson Wellness di Kota New York, Dr. Jonathann Kuo menjelaskan bahwa ada sejumlah prosedur yang harus dilakukan sebelum menyuntikkan vitamin langsung ke pembuluh darah.

    "Beberapa tempat akan melakukan pengecekan untuk mendapatkan informasi spesifik tentang kekurangan vitamin apa yang dibutuhkan sebelum disuntikkan, meski begitu banyak tempat yang justru tidak melakukannya. Pengecekan riwayat kesehatan seharusnya diberlakukan sebelum penyuntikan dan harus berada di bawah pengawasan tenaga medis profesional," ujar Kuo.

    Baca juga: Kendall Jenner Menderita Hipokondria, Takut akan Kesehatan

    Lebih lanjut, Jonathann Kuo mengatakan bahwa mencampurkan vitamin yang berbeda pun harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Ada beberapa vitamin dan zat yang akan bereaksi jika bercampur.  Glutathione dan antioksidan kuat misalnya, tidak boleh dicampur dengan vitamin lain dalam kantong saline. "Seseorang juga harus berhati-hati mencampur vitamin yang larut dalam lemak dan vitamin yang larut di dalam air karena beberapa campuran vitamin bersifat asam atau basa dan jangan memperhatikan kandungan pHnya," tutupnya.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kampanye Imunisasi MR Fase 2 Luar Jawa Masih di Bawah Target

    Pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2 menargetkan hampir 32 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Hingga 10 Sep