Jennifer Lawrence Tak Menyesal Tidak Tamat SMP, Ini Alasannya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jennifer Lawrence, berpose saat menghadiri premiere film Red Sparrow, di New York, 27 Februari 2018. REUTERS/Caitlin Ochs

    Jennifer Lawrence, berpose saat menghadiri premiere film Red Sparrow, di New York, 27 Februari 2018. REUTERS/Caitlin Ochs

    TEMPO.CO, Jakarta - Karier Jennifer Lawrence di perfilman Hollywood tidak perlu diragukan. Sejumlah film laris, seperti seri film X-Men dan Hunger Games, mengantarnya menuju puncak kesuksesan.

    Namun, siapa sangka bahwa aktris cantik kelahiran 15 Agustus 1990 tersebut tak tamat SMP demi mendalami dunia seni peran? Dilansir Harpers Bazaar, pada usia 14 tahun Jennifer Lawrence memutuskan untuk berhenti sekolah.

    "Saya mengalami kesulitan di sekolah. Saya tidak pernah merasa sangat pintar. Namun ketika saya membaca sebuah naskah dan saya merasa hal itu dapat membuat lebih percaya diri. Akhirnya saya tidak ingin melepaskannya," jelasnya.

    Akhirnya, Jennifer Lawrence belia memutuskan untuk berhenti dari sekolah menegah pertama. Namun, ia sempat merasa kesulitan membuat orang di sekitarnya mengerti akan pilihannya.

    Artikel lain:
    Jennifer Lawrence Tampil Stylish dengan Koleksi Dior
    Chris Pratt Bercerai, Betulkah Gara-gara Jennifer Lawrence?

    "Sangat sulit untuk menjelaskannya. Saya menginginkan keluar dari sekolah. Itu adalah hal yang sangat ingin saya lakukan ketika saya masih berusia 14 tahun, kemudian ingin berhenti sekolah dan mendalami seni peran, orang tua saya merasa seperti 'Kamu gila'. Tetapi saya akhirnya benar-benar berhenti dari SMP. Saya tidak mempunyai ijazad GED (setara dengan ijazah SMA) atau diploma. Saya mengedukasi diri saya sendiri," paparnya.

    Empat tahun kemudian, ketika ia berusia 18 tahun, ia membintangi film Winters Bone dan mendapatkan nominasi di ajang Academy Award pada 2011. Bahkan pada 2013, Jennifer Lawrence mendapat Piala Oscar untuk kategori aktris terbaik dari film "Silver Linings Playbook".

    Melihat pencapaiannya tersebut, J.Law tidak menyesali keputusannya untuk berhenti sekolah. "Saya ingin menapaki jalan saya sendiri. Saya menemukan apa yang ingin saya lakukan," tuturnya.

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara