Urusan Belanja, Nia Ramadhani Tak Lupakan Keperluan Anak

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nia Ramadhani, suami, dan anak-anak.

    Nia Ramadhani, suami, dan anak-anak.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai istri salah satu anggota keluarga Bakrie, uang bukan masalah buat artis Nia Ramadhani. Istri Ardie Bakrie -- putra konglomerat Aburizal Bakrie -- sering kali menunjukkan kehidupannya yang mewah di media sosial.

    Namun, wanita berusia 27 tahun ini tidak hanya belanja barang-barang mewah untuk dirinya sendiri tapi dia juga sering membeli mainan mewah untuk ketiga anaknya, Mikhayla Zalindra Bakrie, Mainaka Zanatti Bakrie, dan Magika Zalardi Bakrie. Nia Ramadhani bisa mengeluarkan uang sampai jutaan rupiah untuk membelikan mainan anak-anaknya.

    Baca: Intip Cara Mama Muda Nia Ramadhani Mengasuh 3 Anak

    Beberapa hal yang dia sering beli untuk ketiga anaknya adalah boneka, mobil-mobilan, dan berbagai set lego. Salah satunya adalah mobil-mobilan merah untuk Mainaka, yang berusia 2 tahun. Mobil kecil ini cukup besar untuk ditumpangi oleh Mainaka dan bisa didapatkan dengan harga Rp 6.109.350.

    Tidak hanya mobil, Nia juga membelikan mainan set lego untuk anak-anaknya. Kisaran harga untuk sebuah set lego dari Rp 260 ribu sampai Rp 650 ribu. Mainaka juga pernah terlihat dengan boneka beruang yang kisaran harganya bisa mencapai Rp 767 ribu.

    Baca juga: Putri Nia Ramadhani Ikuti 6 Jenis Les Seminggu

    Tidak hanya membelikan mainan untuk ketiga anak-anaknya, Nia Ramadhani juga suka belanja baju-baju yang unik dan lucu untuk anak-anaknya, terutama untuk Mikhayla, sebagai anak perempuan satu-satunya.

    Mikhayla sering menggunakan busana putri-putri Disney, seperti Moana dan Rapunzel. Gaun putri seperti yang dimiliki anak Nia bisa didapatkan dengan harga dari Rp 403 ribu sampai Rp 531 ribu. Gaun yang digunakan Mikhayla juga bisa sampai jutaan harganya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.