Pelakor, 1 dari 10 Hal yang Bikin Hidup Wanita Terasa Tak Aman

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi selingkuh. Shutterstock

    Ilustrasi selingkuh. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Video wanita bernama Bu Dendy yang mengamuk pada pelakor atau selingkuhan suaminya beredar luas. Perselingkuhan memang telah memberikan rasa tidak aman dalam sebuah hubungan pernikahan, terutama pada wanita.

    Setiap orang memang memiliki beberapa rasa tidak aman dalam hidup. Adalah tugas pasangan untuk memahami dan menghilangkan rasa tidak aman itu. Tapi, pria dan wanita jarang mengerti mengapa masing-masing merasa tidak aman.

    Jika bertanya kepada seorang pria mengapa wanita merasa tidak aman, dia tidak akan mengerti. Sangat penting bagi pria untuk mengetahui apa yang wanita inginkan untuk menghilangkan rasa tidak aman menyangkut hubungan.

    Sebenarnya, ada banyak keuntungan mengetahui mengapa seorang wanita merasa tidak aman. Anda selalu bisa menggunakan pengetahuan ini untuk memanfaatkan rasa tidak amannya dengan alasan yang berbeda.

    Anda juga bisa menggunakan pengetahuan tentang apa yang membuat wanita merasa tidak aman secara positif. Misalnya, jika berat badan istri bertambah setelah melahirkan, dia pasti merasa tidak nyaman. Suami bisa menghiburnya dengan mengatakan kepada istri masih mencintainya apa adanya.

    Berikut adalah beberapa alasan utama yang membuat wanita merasa tidak aman, seperti dilansir Boldsky.

    Baca juga:
    Suami Selingkuh, Bagaimana Sebaiknya Istri Bersikap?
    Benarkah Pria Berwajah Lebar Sering Selingkuh?
    Riset: 55 Tahun, Usia Rentan Berselingkuh

    #Wanita lain
    Wanita adalah pengamat sesama jenis yang paling tajam. Sebenarnya, kebanyakan wanita berpenampilan untuk wanita lain dan bukan untuk pasangan pria. Jika mereka merasa wanita lain lebih baik daripada dirinya, dia pasti merasa tidak aman.

    #Berat badan
    Kebanyakan wanita merasa tidak aman karena kelebihan berat badan dan terus-menerus berusaha menurunkannya dengan banyak cara.

    #Usia
    Ada pepatah bahwa Anda seharusnya tidak pernah bertanya kepada seorang wanita tentang usianya. Wanita paling sering gagal paham mengenai arti penuaan. Bagi mereka, penuaan identik dengan kulit keriput, uban, dan penampilan jadi tidak menarik.

    #Pernikahan
    Kebanyakan wanita memiliki target usia untuk menikah dalam pikirannya. Jika mendekati usia target itu, mereka merasa tidak aman jika waktu untuk menepati target sudah hampir habis.

    #Ukuran payudara
    Sama seperti pria yang memiliki rasa tidak aman pada penis, wanita memiliki tidak aman pada payudara. Mereka membandingkan ukuran payudaranya dengan teman dan juga berbohong tentang ukuran bra.

    #Pria memanfaatkannya untuk seks
    Wanita paling takut digunakan atau diperlakukan sebagai komoditas belaka oleh pria. Wanita sering merasa tidak aman setelah berhubungan seks dengan pasangan karena merasa pasangan akan membuangnya setelah berhubungan intim.

    #Ditolak pria
    Wanita benar-benar hancur ketika harus menghadapi penolakan. Jika seorang pria menolak wanita, itu akan mempengaruhi citra diri dan kepercayaan diri si perempuan.

    #Kecakapan seksual
    Wanita selalu khawatir tidak bisa memuaskan pasangan di ranjang. Mereka selalu lebih memperhatikan kesenangan pasangan daripada keinginan sendiri. Mereka memiliki rasa tidak aman ini jika merasa tidak sempurna di ranjang dan pasangannya akan pergi meninggalkannya.

    #Mempertahankan pasangan
    Wanita menginginkan stabilitas dalam hubungan bersama pasangan. Mereka mencoba mempertahankan pria itu dan menyelamatkannya dari tatapan wanita lain. Itulah mengapa wanita terus-menerus mencurigai pasangan telah berselingkuh.

    #Menjadi prioritas seorang pria
    Setiap wanita ingin menjadi prioritas utama dalam hidup seorang pria. Itulah sebabnya seorang ibu mertua merasa tidak aman dengan menantu perempuan dan sebaliknya. Wanita menilai harga diri mereka dengan menggunakan pria dalam kehidupan mereka sebagai alat jual beli.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.