Roro Fitria 1 Tahun Tak Berani Keluar Rumah karena Malu

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roro Fitria berpose di depan mobil mewahnya saat mendatangi Polres Jakarta Selatan, 18 Mei 2015. Roro Fitria berniat membersihkan namanya karena kerap dikaitkan dengan kasus prostitusi di kalangan artis dan model. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    Roro Fitria berpose di depan mobil mewahnya saat mendatangi Polres Jakarta Selatan, 18 Mei 2015. Roro Fitria berniat membersihkan namanya karena kerap dikaitkan dengan kasus prostitusi di kalangan artis dan model. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    TEMPO.CO, Jakarta - Roro Fitria sempat mencicipi panggung politik sebelum masuk ke dunia hiburan. Roro Fitria mengikuti Pemilu Legislatif pada 2009 ketika baru saja menyelesaikan pendidikan. Roro Fitria tertarik dengan ajang politik ini karena suka berorganisasi.

    Baca juga:
    Ini Kata Roro Fitria Soal Awalnya Terjerat Pelukan Narkoba
    6 Kontroversi Roro Fitria: Harta Warisan hingga Prostitusi Online

    Roro Fitria maju sebagai calon legislatif untuk pemilihan anggota DPRD Sleman, Yogyakarta. Roro Fitria yang terbilang masih awam berpolitik dipaksa belajar memahami keadaan. Semua berjalan lancar hingga terjadi sesuatu saat penghitungan suara. Dari sembilan kursi yang diperebutkan, Roro terhitung di dalamnya.

    “Tiba-tiba, ada satu calon yang tidak terima. Dia minta penghitungan suara ulang,” kata Roro Fitria. Setelah penghitungan suara ulang, komposisi perolehan suara berubah. Nama Roro Fitria terpental jauh. “Mungkin politik harus kotor. Jadi aku terpental,” katanya. Roro Fitria sedih karena dia sudah mengeluarkan banyak uang untuk bertarung.

    Artis penuh sensasi, Roro Fitria terciduk polisi karena penyalahgunaan narkotika jenis sabu pada Kamis, 15 Februari 2018. Padahal, menurut sahabatnya, Sunan Kalijaga, Roro aktif memberi penyuluhan tentang bahaya narkoba. Bahkan wanita yang erat kaitannya dengan hal-hal berbau mistis ini didaulat menjadi duta antinarkoba oleh BNN. dok.TEMPO; ANTARA

    Kedua orang tua Roro Fitria juga memberi dukungan dana yang tidak sedikit. “Setelah kalah, Mama kemudian terkena stroke. Efek kekalahan itu sangat besar bagi keluargaku,” ucap Roro Fitria. Hampir setahun dia mengurung diri di rumah. “Aku stres. Aku hanya bisa menangis, karena tidak bisa berbuat apa-apa. Rasanya malu sekali keluar rumah. Sekalinya keluar, aku merasa tidak enak dengan mereka yang sudah memilihku."

    Namun Roro Fitria tidak mau berlama-lama dalam keterpurukan. Dia belajar bangkit dari kesedihan dan penyesalan. Roro Fitria kemudian pindah ke Jakarta dan mencari peruntungan yang lebih baik. “Aku mengontak semua teman-teman di industri hiburan. Menanyakan ada tidak pekerjaan sebagai model, entah itu foto atau iklan. Sembari mencari kerja, aku menumpang di rumah Bude,” ujar Roro Fitria.

    Tawaran pertama yang datang sebagai model iklan. Dari sana, Roro Fitria menjajal kedua akting dengan barmain di FTV dan sinetron. Roro Fitria biasanya menyebut dirinya sebagai Nyai. Perempuan yang ditangkap polisi karena memiliki dan menggunakan narkoba jenis sabu, ini mengaku memiliki kekayaan sekitar Rp 750 miliar.

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.