Buah Kepel Penghilang Bau Mulut, Hasil Riset dari UI

Ilustrasi bau mulut. Shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu masalah dalam pergaulan adalah bau mulut atau halitosis. Bau mulut bisa membuat kepercayaan diri menurun ketika berinteraksi dengan orang lain. Perasaan tidak nyaman ini akan bertambah besar ketika, misalnya, Anda harus berbicara dengan atasan di kantor atau pasangan.

Bau mulut biasanya disebabkan kekeringan mulut, berpuasa, atau mengkonsumsi makanan yang memiliki bau khas, seperti petai. Bisa juga dipicu kurang bersihnya mulut akibat tidak rutin menyikat gigi atau teknik menyikat gigi yang keliru.

Ada berbagai cara untuk mengatasi bau mulut selain dengan menyikat gigi. Salah satunya adalah memanfaatkan ekstrak buah kepel (Stelechocarpus burahol). Buah yang belum banyak dibudidayakan ini merupakan tanaman di keraton Yogyakarta dan Solo. “Buah ini habitatnya di Jawa Tengah, ada juga di Magelang,” kata Asni Amin, doktor dari Fakultas Farmasi Universitas Indonesia.

Dalam disertasinya yang dipresentasikan di sidang promosi doktor, 11 Januari 2017, Asni menjelaskan buah kepel bisa digunakan untuk menghilangkan bau mulut, bau badan, serta menjadi pengharum air seni. Dari hasil penelitiannya terbukti bahwa ekstrak buah kepel dapat menghambat pertumbuhan dua jenis bakteri penyebab bau mulut, yaitu P. gingivalis dan F. nucleatum. “Ekstrak buah kepel juga dapat menyerap bau mulut dengan menurunkan nilai methyl mercaptan dan dimethyl sulfide,” tuturnya.

Ilustrasi buah kepel. tokopedia.com

Ahli gizi Ati Nirwanawati menyatakan bau mulut bisa timbul ketika seseorang berpuasa atau menjalankan diet karbohidrat. Penyebabnya adalah adanya pembakaran lemak dan protein yang menghasilkan senyawa keton. Senyawa ini memiliki bau khas yang menyengat. “Kalau sedang diet karbohidrat, disarankan memperbanyak minum air putih dan makan yang teratur sesuai dengan kebutuhan,” kata dia.

Mengenai manfaat buah kepel, Ati memiliki pendapat berbeda dengan Asni. Menurut dia, buah kepel memang memiliki aroma baik ketika dikonsumsi, tapi bukan solusi untuk menghilangkan bau mulut. Ani memberikan cara lain untuk menghilangkan bau mulut, yakni menggunakan bahan aktif dari tanaman, seperti daun sirih, teh, cengkeh, dan kemangi.

Selain itu, Ani menyarankan untuk memakai penyegar mulut dan mengunyah permen karet yang tidak mengandung gula. Permen karet tidak hanya membantu menyamarkan bau mulut, tapi juga membuat pemakannya banyak mengeluarkan air liur yang membantu melawan bakteri. “Permen karet juga membantu membersihkan partikel-partikel makanan serta membuat mulut lembap.”

Sumber lain menyebutkan apel juga baik dikonsumsi untuk menghindari bau mulut. Apel dipercaya bisa membersihkan plak di gigi serta merangsang produksi air liur. Vitamin C yang terdapat di dalamnya pun bermanfaat membunuh bakteri mulut. Begitu pula dengan wortel.

Cara berikutnya yang juga bisa dicoba ialah mengkonsumsi rempah-rempah, seperti kayu manis, kapulaga, dan cengkeh. Tumbuhan semacam peterseli atau parsley juga dapat dipakai karena mengandung senyawa penangkal bakteri penyebab bau mulut.

Selain itu, Ani mengimbuhkan, cara terbaik untuk menghilangkan bau mulut selain menyikat gigi secara teratur dan benar adalah meminum air putih. Sebab, dalam kondisi kekurangan cairan, volume air liur akan menurun dan menghasilkan bau mulut yang tidak sedap.


MUHAMMAD KURNIANTO | DAILY MAIL | FOX NEWS






Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

3 hari lalu

Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

Jumlah gula yang aman dikonsumsi per hari mungkin bergantung pada total asupan kalori, tingkat aktivitas, dan faktor lainnya.


Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

4 hari lalu

Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

Ginekolog mengibaratkan memilih alat kontrasepsi, khususnya bagi wanita, seperti memilih suami. Artinya tergantung pada kecocokan.


6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

4 hari lalu

6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

Kafein dalam kopi memiliki kelebihan, namun juga dapat menimbulkan masalah. Berikut sejumlah fakta tentang kafein.


5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

5 hari lalu

5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

Mengonsumsi vitamin D dengan dosis tinggi dari waktu ke waktu dapat mencapai tingkat racun atau berbahaya dalam tubuh.


Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

5 hari lalu

Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

Penelitian menunjukkan BPA dapat berdampak pada kesehatan manusia dengan berbagai cara.


Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

7 hari lalu

Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

Daun kelor mengandung banyak manfaat bagi kesehatan sehingga menjadi salah satu bahan pangan dengan julukan superfood.


Sariawan Tak Kunjung Sembuh, Awas Kanker Mulut

7 hari lalu

Sariawan Tak Kunjung Sembuh, Awas Kanker Mulut

Beberapa tanda penyakit yang diberikan oleh tubuh sering kali tidak disadari, termasuk kanker mulut. Berikut tanda kanker mulut yang jarang disadari.


6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

8 hari lalu

6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

Teh putih diproduksi dengan memetik kuncup dan daun sebelum mekar


Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

8 hari lalu

Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

Salah satu cara ampuh untuk mengatasi lingkungan kerja toxic adalah memulihkan diri sendiri.


Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

8 hari lalu

Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

Cinta merupakan salah satu hal yang disukai banyak orang. Tak banyak diketahui, cinta ternyata memiliki dampak positif bagi tubuh.