5 Tips Mudah Membersihkan Komedo di Hidung

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi komedo. Shutterstock.com

    Ilustrasi komedo. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Komedo di hidung terlihat menjengkelkan. Warnanya yang hitam tentu dapat mengganggu penampilan. Komedo berwarna hitam tersebut atau dikenal dengan istilah blackhead adalah kombinasi antara minyak dan kotoran yang menyumbat pori-pori.

    "Jika Anda tidak merawat pori-pori Anda, akhirnya kotoran dan minyak akan terakumulasi menjadi komedo, kulit akan tersa kasar dan gatal,” ujar celebrity facialist Cecilia Wong seperti dikutip dari Self. 

    Baca juga: Bingung Memilih Produk Perawatan Kulit Terbaik? Simak Saran Pakar

    Pori-pori yang kotor dapat mengurangi elastisitas kulit di masa depan. Untuk membersihkan dan mencegah komedo muncul, Anda dapat melakukan langkah-langkah sederhana berikut ini: 

    #1. Bersihkan wajah minimal dua kali sehari
    Pembersihan dapat mencegah kotoran dan minyak terakumulasi di dalam pori-pori Anda. Bersihkan wakah di pagi hari untuk menyingkirkan bakteri yang mungkin menempel pada kulit dan di malam hari untuk membersihkan make up dan kotoran yang dipakai sepanjang hari. Jika Anda bekerja di luar, diperlukan pembersihan ketiga, untuk menghilangkan keringat dan minyak dari wajah agar tidak menyumbat pori-pori.

    Ilustrasi komedo. Shutterstock.com

    #2. Bersihkan pori-pori yang kotor dengan strip
    Strip pori-pori dapat membersihkan komedo dengan cepat, tapi bukan untuk komedo yang sudah terbentuk cukup lama. Strip pori-pori itu seperti plester, menggunakan perekat untuk mengangkat sel kulit mati dan kotoran, tapi hanya untuk memberbaiki kulit sementara.

    Baca juga: Jessica Mila Punya Aturan Khusus untuk Menjaga Kulitnya

    #3. Eksfoliasi dua kali seminggu untuk memebrsihkan kulit mati.
    Kulit mati adalah salah satu dari banyak penyebab yang bisa menyumbat pori-pori. Cecilia Wong merekomendasikan exfoliasi rutin dengan , waslap bagi yang baru mencobanya, atau pembersih dengan enzim ringan untuk yang pernah mencoba eksfoliasi, serta peeling menggunakan asam glikolat. Dapat juga menggunakan scrub dua kali seminggu, dan tiga kali seminggi untuk kulit berminyak yang rentang berkomedi.

    Pastikan untuk melembabkan setelah eksfoliasi. "Anda harus melembabkan karena exfoliasi cenderung sangat mengeringkan kulit, jika kulit kering, produksi minyak berlebihan sehingga dapat menyebabkan komedo lebih banyak,” ujar Wong.

    #4. Gunakan masker tanah liat atau masker sepanjang malam
    Masker yang mengguakan bahan tanah liat dapat membersihkan semua kotoran dari kulit. "Bila Anda sedang tidur, pori-pori Anda terbuka, dan di malam hari, ada kotoran dan kuman di udara," kata Wong. Jika kulit beminyak, gunakan masker tanah liat pada hidung atau zona-T untuk secara khusus menargetkan komedo di daerah itu. Selain masker tanah liat dapat menggunakan yang berbahan arang. Pilihlah formula yang memiliki tanah liat dan banyak bahan pelembab.

    Ilustrasi perawatan komedo. shutterstock

    #5. Ekstraksi komedo oleh ahli kecantikan
    Sebaiknya lakukan ekstraksi komedo dengan gali setiap empat sampai enam minggu. Mereka akan menggunakan alat kecil saat melakukan facial untuk membersihkan kotoran dari pori-pori tanpa merusak kulit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.