2 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Gendongan Bayi

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu menggendong bayinya. shutterstock.com

    Ilustrasi ibu menggendong bayinya. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa orang tua enggan menggendong buah hatinya karena takut pegal, capek, atau tidak nyaman. Sehingga, lebih memilih menggunakan stroller atau kereta dorong saat berpergian. Padahal, kebiasaan menggendong bayi memberikan manfaat yang luar biasa khususnya bagi perkembangan bayi dan bonding antara ibu dan anak. 

    Spesialis anak, dr. Miza Dito Afrizal SpA, BMedSci, Mkes, mengungkapkan bahwa bayi yang sering digendong jadi lebih jarang nangis karena merasa nyaman digendong orang tua. Hal ini Karena, posisi tubuh orang tua dan bayi menempel erat.

    "Bayi akan merasa rileks saat digendong, karena denyut jantung orang tua khususnya ibu memberikan efek tenang bagi bayi. Bahkan, menggendong bayi bisa memberikan hubungan yang baik atau bonding ibu dan anak kelak," ujar dr. Miza Dito Afrizal di Jakarta, baru-baru ini.

    Sayangnya, sebagian besar orangtua yang gemar menggendong bayinya kerap mengeluh kurang nyaman dengan gendongan yang digunakan. Mereka biasanya merasa gendongan bayi modern yang beredar di pasaran kurang praktis dan terlalu berat. 

    Meski demikian, Miza menyarankan agar orang tua jangan asal memilih gendongan bayi. Pilih gendongan yang aman untuk bayi dan nyaman digunakan oleh penggendongnya. Selain itu, jangan lupa kulit bayi sangat sensitif, pilih gendongan bayi yang bahannya aman dan tidak membuat panas atau alergi.

    Baca juga: 7 Hal yang Membuat Kontak Mata dengan Bayi Maksimal

    "Gendongan bayi yang baik itu posisinya juga bisa disesuaikan dengan usia bayi, sehingga kelak tidak menimbulkan dampak negatif pada si kecil, seperti tulang punggung yang meliuk atau panggul bergeser,” tambah Miza.

    Untuk memberikan kenyamanan menggendong buah hati, Haenim Indonesia kembali memperkenalkan produk terbarunya yaitu Haenim Carrier 9+, gendongan bayi yang di desain khusus untuk membantu ayah/ibu mengendong buah hatinya dengan aman sekaligus nyaman. Gendongan all in one ini dapat digunakan untuk menggendong bayi baru lahir hingga berat badan anak mencapai 20 kilogram. 

     

    Yusar Surya Putra, Sales Director Haenim Indonesia menambahkan, menggendong bayi tidak hanya berdampak positif pada bonding ibu dan anak, juga mempercepat pemulihan bayi yang lahir prematur.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.