Cegah Gusi Berdarah dengan Rutin Bersihkan Karang Gigi

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi periksa di dokter gigi. Shutterstock

    Ilustrasi periksa di dokter gigi. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Gusi berdarah kerap dianggap sepele oleh kebanyakan orang. Hal yang sering disalahkan adalah sikat atau pasta gigi yang tidak cocok. Padahal gusi berdarah yang terjadi cukup sering, bahkan ketika tidak menyikat gigi, bisa menjadi tanda gangguan kesehatan gigi serius.

    Hal tersebut diungkapkan dokter gigi Melisa. Gusi yang berdarah bisa terjadi karena adanya peradangan pada gusi atau biasa disebut gingivitis.

    "Penyebab gusi meradang adalah kurang menjaga kebersihan rongga mulut, banyak sisa makanan yang menempel, sehingga bakteri senang berkumpul di daerah tersebut," kata dokter gigi yang berpraktik di Thamrin Residences, Jakarta, dan Bogor Dental Care.

    Makanan yang melekat serta bercampur dengan liur dan bakteri inilah yang kemudian disebut sebagai plak. "Plak yang dibiarkan akan menjadi karang gigi," kata Melisa. "Semakin banyak plak dan karang gigi, maka gusi semakin mudah berdarah."

    Karena gusi merupakan bagian penting untuk mempertahankan gigi pada tempatnya, kesehatannya jangan sampai diabaikan sebab bisa berdampak kerusakan pada gigi dan gusi yang lebih serius.

    "Maka cara yang paling tepat untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan rutin membersihkan karang gigi setiap enam bulan sekali," tutur Melisa. "Pastikan dokternya yang kompeten serta peralatan yang digunakan bersih."

    TABLOIDBINTANG

    Baca juga:
    5 Tips Memilih Asuransi Kesehatan
    Pernah Sakit Gigi, Joe Taslim Tarik Anak Sikat Gigi
    Trik Diet Sukses, Kenali 10 Makanan Ampuh yang Bikin Langsing


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.