Alasan Zaskia Adya Mecca Tak Anggap Penting Sekolah Formal

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zaskia Mecca bersama anak-anaknya. Instagram

    Zaskia Mecca bersama anak-anaknya. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Zaskia Adya Mecca mengaku saat sekolah, ia tidak suka duduk di kursi dalam kelas terlalu lama sambil mendengarkan penjelasan guru. Kalau sudah bosan, dia dan teman-temannya memilih keluar kelas lalu pergi ke toilet atau nongkrong di kantin sekolah.

    “Saya memang menganggap pendidikan formal enggak begitu penting,” cerita Zaskia Adya Mecca. Baca: Zaskia Adya Mecca Hamil Sambil Menyusui, Ini Saran Dokter

    Sebenarnya Zaskia Adya Mecca lebih senang memasukan anak-anaknya, Kana Sybilla Bramantyo dan Kala Madali Bramantyo,ke sebuah tempat les bakat dibandingkan sekolah formal.

    “Saya bilang ke suami anak-anak mending enggak usah masuk ke sekolah deh, lebih baik mengikuti sesuai bakat mereka, daripada masuk sekolah tapi enggak tahu bakat anak-anak ada di mana,” tutur Zaskia kepada suaminya,Hanung Bramantyo. Baca juga: Zaskia Adya Mecca Curhat Ditinggal Pengasuh Anak Nonton Konser

    ADVERTISEMENT

    Namun, keinginan Zaskia tidak disetujui Hanung yang ingin anak-anaknya tumbuh dalam kehidupan pendidikan formal di sekolah. “Suami saya orang sekolahan banget, sementara kalau saya lebih penting bakat dibanding pendidikan sekolah,” ujar Zaskia.

    Zaskia Adya Mecca pun mengaku tidak pernah marah atau terkejut ketika nilai rapor akademis anak-anaknya kurang bagus. “Biasa saja yang penting naik kelas,” ungkap Zaskia santai. Artikel lain: Zaskia Adya Mecca Ganti Olahraga dengan Kegiatan Ini

    Anak-anaknya sudah mulai menunjukan bakat yang ingin dilakukan ketika mereka besar nanti. “Anak saya ada yang sudah suka menari, mungkin karena dia lahir sebagai anak seniman,” ucap Zaskia.

     TABLOIDBINTANG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.