Begini Kepedulian Pengusaha Muda Indonesia pada Kanker Payudara

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kanker Payudara Rentan Menyerang Wanita

    Kanker Payudara Rentan Menyerang Wanita

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah pengusaha muda di Indonesia meningkat dengan cepat. Namun sekarang berbagai bisnis tidak hanya bertujuan untuk mendapat keuntungan, tetapi juga untuk mengangkat isu sosial.

    Karena itu, 14 pengusaha muda di industri mode dan kecantikan berkolaborasi dengan gerakan "Millennials Goes Pink," yang diselenggarakan oleh Heritage Millennials, sebuah perusahaan penasihat keuangan pengusaha atau personal. Misi dari gerakan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kanker payudara dengan kegiatan kampanye peduli kesehatan payudara. Baca juga: Kanker Payudara Stadium Nol Adakah Gejalanya

    “Kami ingin merangkul generasi muda untuk mendukung gerakan perubahan sosial terkait kanker payudara, dan generasi muda yang memiliki semangat untuk meningkatkan hal positif di dunia,” ujar Tania Nordina, ketua Heritage Millennials Marketing and Communications, di Plaza Indonesia, Selasa, 21 November 2017.

    Pengusaha dengan rentang umur 25-40 tahun yang telah memiliki platform untuk isu sosial, membuka gerai di Function Hall, Plaza Indonesia lantai 2 pada hari itu dalam acara Heritage Millennials Fashion Collaboration. Keuntungan dari penjualan produk-produk pada acara tersebut akan disumbangkan kepada tiga yayasan yang fokus pada isu dan kampanye kesehatan payudara, yaitu Love Pink Indonesia, Yayasan Srikandi Indonesia, dan Yayasan Kanker Payudara Indonesia. Baca: Secang dan Daun Awar Ampuh untuk Bahan Terapi Kanker Payudara

    Merek yang ikut dalam acara ini adalah Brow Studio by Anggie Rassly, Cocotier, The Watch Co., Marcrame, SASC Official, Esqa, Aidan and Ice, Cou Cou by Jowe, Negarawan, Monsoer & Moonlight, Alenka & Margo, Larissa Duliar, G+NA, Kyra. Kebanyakan dari merek ini juga sudah menyumbangkan penghasilan penjualan produk mereka ke organisasi pilihan masing-masing.

     “Kita bangga bisa berkolaborasi dengan para pengusaha milenial lain. Karena kita sama-sama milenial, bekerja sama dalam satu acara untuk satu isu bersama, jadi kita berharap bisa menjadi contoh untuk para pemuda lainnya,” ungkap Guida Arezzi, pendiri G+NA.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.