Senin, 25 Juni 2018

Metode Beberes Rumah dari Jepang KonMari dari Marie Kondo

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan membersihkan rumah. tabloidbintang.com

    Ilustrasi pasangan membersihkan rumah. tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama Marie Kondo sudah tak asing lagi di dunia ilmu beberes rumah. Sejak remaja Marie Kondo yang kini berusia 32 tahun, terobsesi merapikan segala sesuatu. Dia menulis dua buku laris yang berjudul “The Life-Changing Magic of Tidying Up” dan “Spark Joy”. Dia juga pernah masuk dalam daftar 100 orang berpengaruh versi majalah Time pada 2015.

    Melalui bukunya, Marie Kondo yang kini menjadi konsultan kebersihan dan kerapian membantu klien dan pembacanya membersihkan rumah mereka dengan metode yang disebut KonMari. Seperti apa metode merapikan dari Jepang itu? Berikut ini beberapa prinsipnya.

    1. Bangkitkan kegembiraan
    Mengutip Bussiness Insider, salah satu trik Marie Kondo saat beberes rumah adalah ketahui apa yang kamu inginkan di rumah yang bisa membangkitkan kebahagiaan. "Mulai dari sini, Anda bisa mengubah pola pikir tentang rumah secara dratis,” ujarnya. Marie Kondo tidak merekomendasikan membereskan semua barang-barang di rumah sekaligus.

    Ketika sudah memvisualisasikan seperti apa rumah yang dikehendaki, kemudian berpikirlah secara konkret sudut mana di rumah yang akan diubah untuk menghadirkan suasana yang diinginkan tadi. "Dengan begitu, Anda bisa membayangkan dengan jelas bagaimana rasanya tinggal di tempat yang rapi," ujarnya.

    2. Temukan Zen
    Dalam bahasa Jepang, Zen berarti religi atau segala sesuatu tentang kebaikan. Dalam bukunya yang baru "Spark Joy," Kondo menyadari pentingnya menciptakan ruang zen untuk penghuni rumah tersebut, entah itu di kamar tidur, dapur, atau sudut ruangan. Ruang zen akan membuat penghuninya merasa bahagia dan memberi energi.

    3. Rasakan setiap perabotan
    Ketika mulai beberes, kumpulkan semua hal yang sama di rumah, baik itu pakaian, buku, atau sampai peralatan dapur. Setelah terkumpul, sentuh setiap barang itu secara bergantian lalu tanyakan kepada diri sendiri apakah benda tersebut memicu kegembiraan di dalam diri atau tidak. "Segala sesuatu yang tidak memicu kegembiraan harus dibuang, sementara segala sesuatu yang memicu kegembiraan harus dijaga," ujar Marie Kondo.

    4. Rapi dan berurutan
    Setelah menentukan barang-barang apa saja yang masih bertahan di rumah dan mana yang dibuang, mulailah merapikan barang tersebut dengan rapi dan dalam urutan yang benar. Marie Kondo menyarankan mulai berbenah dari pakaian, kemudian buku, kertas, dan perabotan lainnya. Dan yang terakhir adalah benda kenang-kenangan atau apapun yang berbau nostalgia. "Ketika membereskan benda kenang-kenangan, Anda sudah melalui metode KonMarie," ujarnya.

    Khusus untuk pakaian, Marie Kondo mengingatkan agar mengenyahkan pikiran, 'simpan saja pakaian ini, siapa tahu nanti bisa dipakai lagi'. Marie Kondo menilai pikiran seperti itu tidak berguna karena tidak akan membuat rumahmu lebih baik.

    "Anda akan lebih baik tanpa itu. Jika membutuhkan pakaian, maka Anda dapat membeli yang baru dan merasa gembira saat membelinya," ucap Marie Kondo. Dia juga percaya melipat pakaian menjadi metode utama penyimpanan. Caranya, melipat setiap barang dalam bentuk persegi panjang.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pelatih Paling Mahal di Piala Dunia 2018

    Ini perkiraan jumlah gaji tahunan para pelatih tim yang lolos Piala Dunia 2018.