Kahiyang Ayu Nikah Gaya Surakarta, Apa Bedanya dengan Yogyakarta

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kahiyang Ayu melakukan sungkeman kepada ibunya Iriana Joko Widodo dalam prosesi Siraman menjelang pernikahannya di Solo, 7 November 2017. Juga terlihat putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, bersama istri dan anaknya. Instagram.com/@Thebridestory

    Kahiyang Ayu melakukan sungkeman kepada ibunya Iriana Joko Widodo dalam prosesi Siraman menjelang pernikahannya di Solo, 7 November 2017. Juga terlihat putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, bersama istri dan anaknya. Instagram.com/@Thebridestory

    TEMPO.CO, Solo - Putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu akan menikah dengan Bobby Afif Nasution hari ini, Rabu 8 November 2017. Prosesi pernikahan bakal menggunakan tradisi Jawa dengan gaya Solo atau Surakarta. Sebagai bekas wilayah dinasti Mataram Islam, Surakarta dan Yogyakarta memiliki tradisi yang hampir sama. Termasuk, tradisi yang digunakan dalam upacara pernikahan.

    Baca juga:
    Rangkaian Acara Pernikahan Kahiyang Ayu Hari Ini
    Kaesang Jokowi Manyun Ditinggal Nikah Kahiyang Ayu
    Pembawa Acara Nikah Kahiyang Ayu : Penyiar Hingga Takmir Masjid

    "Perbedaan lebih banyak di sisi pakaian," kata pemerhati budaya Jawa, KPA Winarno Kusumo, Selasa 7 November 2017. Sedangkan dari sisi prosesi, nyaris tidak ada perbedaan dari gaya Surakarta dengan Yogyakarta.

    Pakaian gaya Solo berupa beskap, baik beskap krowokan maupun sikepan. Merunut sejarahnya, pakaian beskap dirancang dari hasil modifikasi jas para pembesar Belanda pada masa penjajahan. Baju beskap memiliki ciri khas berupa lengkungan di bagian belakang. Lengkungan itu membuat keris bisa terpasang dengan rapi.

    Petugas memasang foto putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu (kanan) dengan Bobby Nasution (kiri) saat menyelesaikan dekorasi pernikahannya di Gedung Graha Saba, Solo, Jawa Tengah, 6 November 2017. Resepsi pernikahan Kahiyang Ayu-Bobby Nasution akan berlangsung pada 8 November 2017 di Graha Saba, Solo. ANTARA FOTO/Maulana Surya

    Sedangkan pakaian pengantin pria dalam gaya Yogyakarta umumnya menggunakan pakaian surjan. Pakaian ini lebih banyak terpengaruh oleh kebudayaan Islam. "Ciri khasnya adalah kancing baju yang ada di leher," katanya. Selain itu, biasanya pengantin pria gaya Yogyakarta menggunakan hiasan di telinga atau yang biasa disebut sumping.

    Sedangkan untuk pengantin perempuan, perbedaan mencolok terlihat pada bentuk paes atau hitam menyerupai rambut di dahi. Paes untuk pengantin gaya Solo berbentuk melengkung. Sedangkan untuk gaya Yogyakarta bentuknya lancip.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.