Selasa, 20 Februari 2018

Sri Mulyani saat SMA Tak Suka Belajar, Pilih Lari Nyeker

Reporter:

Astari Pinasthika Sarosa

Editor:

Rini Kustiani

Selasa, 31 Oktober 2017 13:15 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sri Mulyani saat SMA Tak Suka Belajar, Pilih Lari Nyeker

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani menceritakan kenangan masa SMA ketika menghadiri Reuni Akbar SMA Negeri 3 Semarang pada Sabtu - Minggu, 28-29 Oktober 2017. Di acara reuni tersebut, Sri Mulyani mengungkapkan kalau kegiatan SMA dia sangat membantu pekerjaan dia sekarang.

    Baca juga:
    Jokowi: PT SMI Itu Apa? Sri Mulyani Indrawati, Ya?
    Sri Mulyani Bagikan 4 Kiat Sukses di Instagramnya

    Sri Mulyani Jelaskan Tantangan bila Penduduk Dunia Capai 9 Miliar

    “Saya banyak banget kenangan di SMA, semuanya seru,” ujar Sri Mulyani di vlog Youtube Kementerian Keuanga. Saat pembawa acara mengatakan kalau Sri Mulyani pasti sering belajar pada saat SMA, perempuan kelahiran Bandar Lampung, 26 Agustus 1962 ini langsung menolak.

    Sri Mulyani menegaskan saat SMA dia fokus berolahraga dan berorganisasi. Dia menceritakan sewaktu SMA aktif mengikuti olahraga basket, bahkan pernah mengikuti kompetisi basket di Kendal, Jawa Tengah.

    Menteri Keuangan, Sri Mulyani memberikan kata sambutan di Kompasianival di Lippo Mall, Jakarta Timur, 21 Oktober 2017. Tempo/M JULNIS FIRMANSYAH

    “Saya di SMA juga ikut karate. Kalau karate disuruh lari tidak pakai sepatu sekitar 30 kilometer," ucap Sri Mulyani. Sambil bercanda, dia mengatakan kalau kakinya sangat kuat sekarang karena aktivitas tersebut.

    Sri Mulyani telah menunjukkan sifat kepemimpinan sejak SMA. "Saya jadi ketua OSIS, lho!" ucapnya bangga. Pengalaman sebagai Ketua OSIS dan kegiatan semasa SMA menjadi bekal bagi Sri Mulyani dalam memhami pentingnya kedisiplinan dan kerja tim.


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Sasaran Strategis Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan

    Sasaran Strategis Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan meliputi kualitas, potensi, kesimbangan sumber daya hutan dan lingkungan hidup.