Sulit Buang Air Besar, Awas Racun Menumpuk. Atasi dengan Tips Ini

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sakit perut. Shutterstock

    Ilustrasi sakit perut. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Seberapa sering kita buang air besar ternyata sangat penting untuk kesehatan tubuh. Menurut sebuah jajak pendapat baru-baru ini yang dilakukan di antara 200 orang dewasa, hampir separuh responden mengatakan bahwa mereka buang air kecil setiap hari.

    Tapi tidak semua orang buang air besar setiap hari dan secara rutin. Menurut ahli, hal itu tidak terlalu bermasalah. Jika kita buang air besar 3-5 kali dalam seminggu, maka itu bisa dikatakan ideal bagi kesehatan. Tapi, jika kurang dari itu melakukannya dalam sepekan, itu tidak sehat dan dapat menyebabkan berbagai masalah lain seperti kembung, kram dan sakit punggung.

    Bila tidak buang air besar dalam beberapa hari perlu dilakukan tindakan medis lebih lanjut karena. Jika kita tidak buang air besar, berarti benjolan besar yang kering dan keras menempel di dalam anus. Selain itu, sejumlah besar racun mengendap di tubuh, yang seharusnya dikeluarkan melalui feses. Karena itu, kita dianjurkan membersihkan sistem paling awal untuk mencegah penumpukan racun.

    Jika hal ini terjadi, maka perlu dilakukan beberapa tindakan untuk mengatasinya. Namun, ini juga tergantung berapa lama kita tidak buang air besar. Berikut tips dari Boldsky untuk menangani hal tersebut

    #Tidak buang air besar beberapa hari
    Kita perlu mengkonsumi makanan berserat tinggi seperti apel . Makanan berserat tinggi akan membawa lebih banyak air ke usus sehingga akan memudahkan feses mengalir keluar dari tubuh.

    #Tidak buang air besar dalam seminggu
    Cobalah agen osmotik yang ada dalam susu magnesium, yang akan menarik cairan dari jaringan ke usus. Tapi karena dampak dari keluarnya cairan ini, pastikan untuk tetap terhidrasi dengan minum banyak cairan atau air putih.

    #Tidak buang air besar lebih dari seminggu
    Dalam kasus ini, diperlukan obat pencahar stimulan seperti Dulcolax yang akan membantu memacu gerakan otot usus. Tapi kita tidak boleh bergantung pada obat selama lebih dari beberapa minggu karena tubuh jadi ketergantungan sehingga menyulitkan kita untuk buang kotoran sendiri.

    #Tidak buang air besar lebih dari tiga minggu
    Kondisi ini bisa dikatakan kronis untuk kesehatan tubuh. Karenanya, kita harus memeriksakan diri ke dokter dan melakukan tes atau obat-obatan yang dapat membantu mengatasi masalah ini.

    Baca juga:
    BAB Tidak Setiap Hari, Normal atau Tidak?  
    Menahan atau Memaksa Buang Air Kecil Sama-sama Berbahaya
    Sulit Buang Air Besar? Tak Perlu Khawatir  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.