Terlilit Utang Kartu Kredit, Lakukan 5 Langkah Ini

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cermin Keuangan dalam Kartu Kredit

    Cermin Keuangan dalam Kartu Kredit

    TEMPO.CO, Jakarta - Kartu kredit selaiknya dipegang oleh orang yang bijaksana dalam menggunakannya. Sebab, jika tidak dipakai dengan terukur bisa membuat pemiliknya terlilit utang karena terlena kenyamanan dalam pemakaiannya.

    Baca juga:
    Jenis-Jenis Kejahatan Kartu
    Kalkulasi Bayar Cicilan Kartu Kredit dari Gaji
    Perempuan Pakai Kartu Kredit, Cek 3 Belanjaan Terbanyak

    Bagi mereka yang terlanjur terlilit utang kartu kredit, perencana keuangan dari One Shildt, Budi Raharjo CFP mengimbau segera mengevaluasi kondisi keuangan setiap bulan. Jangan sampai Anda membuat utang baru, sementara yang lama masih belum dicicil atau dilunasi. Kalau ini terjadi, pola gali lobang tutup lobang bakal terjadi.

    Berikut ini beberapa langkah yang mesti Anda lakukan jika terlanjur terlilit utang:

    1. Penghematan
    Ini wajib dilakukan hingga minimal impas antara penghasilan dan pengeluaran.

    2. Pakai dana darurat
    Dengan penuh penyesalan, gunakan dana darurat yang jumlahnya disarankan sebanyak 3 kali lipat dari penghasilan bulanan untuk untuk melunasi sebagian atau seluruh utang.

    3. Jual aset
    Menjual aset untuk melunasi sebagian atau seluruh utang.

    4. Restrukturisasi kredit
    Ajukan permohonan kepada bank penerbit kartu kredit supaya Anda mendapatkan fasilitas restrukturisasi atau penataan kredit untuk memperpanjang jangka waktu cicilan atau menurunkan suku bunga kredit.

    5. Cari penghasilan lain
    Jika memungkinkan, carilah sumber penghasilan lainnya.

    Agar tidak kebablasan menggunakan kartu kredit, Budi menganjurkan untuk membagi kartu kredit menjadi dua yaitu plafon (batas tertinggi) kecil dan besar. "Plafon kecil, sekitar 1 bulan gaji dengan limit Rp 2,5 juta hingga Rp 5 juta untuk konsumsi dan promo," katanya.

    Adapun kartu kredit dengan plafon besar, sekitar 5-10 kali lipat gaji, dimanfaatkan untuk keperluan rekreasi seperti tiket, akomodasi, atau untuk pengeluaran cadangan apabila memerlukan tambahan dana di luar tabungan dan dana darurat. Secara keseluruhan, Budi menjabarkan alokasi keuangan bulanan yaitu 35 persen untuk cicilan utang, 40-50 persen untuk kebutuhan hidup, dan 20-30 persen untuk tabungan.

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.