Tetap Tinggal Seatap Meski Sering Berantem, Alasannya Bukan Cinta

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan suami istri bertengkar. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan suami istri bertengkar. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kita mungkin bertanya-tanya, mengapa pasangan yang kehidupan cinta dan rumah tangganya tidak bahagia tetap bersama. Padahal hampir setiap hari mereka ribut bertengkar karena berbeda pendapat, salah paham, dan berpikir negatif.

    Mereka punya alasan sendiri untuk tetap bersama dan kita sebagai pihak luar mungkin tidak mengerti alasannya. Alasannya bisa karena cinta, atau bahkan uang., tapi ada juga beberapa alasan lain yang membuat pasangan suami-istri tetap bersama meski hubungan mereka tidak harmonis.

    Seperti dilansir Boldsky, perceraian juga berarti risiko dan ketidaknyamanan. Ini benar-benar menghancurkan seseorang secara emosional dan finansial. Itu pun membuat beberapa pasangan menunda keputusannya. Berikut alasan mengapa pasangan yang tidak bahagia tetap bertahan dalam pernikahan.

    Baca juga:
    10 Tanda Si Dia Kekasih yang Payah
    Sedang Tak Akur dengan Suami, Perbaiki dengan 5 Tips Berikut
    Bingung Pacaran dengan Wanita Karier, Coba Trik Berikut Ini

    #Anak
    Beberapa pasangan memutuskan tetap tinggal bersama demi anak-anak. Meskipun tidak senang hidup bersama, demi anak, mereka lebih memilih untuk bersama-sama daripada bercerai karena kehidupan seorang anak mungkin akan terpengaruh jika orang tuanya berpisah.

    #Uang
    Ketika perceraian melibatkan uang dan pembagian harta gono gini, itu juga membuat beberapa pasangan berpikir ulang mengenai keputusan untuk bercerai. Beberapa pasangan memilih untuk melanjutkan hidup bersama meskipun tidak bahagia.

    #Lingkaran sosial
    Orang yang peduli lingkaran sosialnya mungkin melihat perceraian sebagai hal yang dapat menghancurkan citra mereka di lingkaran sosial. Mereka memikirkan bagaimana orang lain memandang jika mereka mengambil langkah seperti perceraian.

    #Terikat
    Beberapa pasangan sering bertengkar setiap hari, tapi mereka cenderung sangat terikat satu sama lain secara emosional. Pasangan seperti itu merasa tidak bisa tinggal tanpa satu sama lain meskipun mereka selalu berselisih paham. Jadi, keterikatan membuat mereka tetap bersama meskipun kehidupan keseharian tampak penuh tekanan.

    #Takut kesepian
    Ketika pasangan merasa dia mungkin tidak akan mencari pasangan baru setelah bercerai, dia mungkin merasa tidak aman dan akan memaksa pasangannya untuk tetap tinggal dalam pernikahan yang gagal itu.

    #Malu
    Beberapa orang menganggap perpisahan atau perceraian sebagai hal memalukan atau sebuah kegagalan. Orang-orang seperti itu akan selalu memilih untuk tetap berpegang pada satu pasangan saja seumur hidup meskipun hal-hal tidak sesuai dengan harapan.

    #Ketergantungan
    Beberapa orang yang terlalu clingy cenderung mengembangkan ketergantungan emosional pada pasangannya. Bagi mereka, seseorang yang menjalin hubungan lebih seperti kecanduan dan mereka tidak bisa membayangkan hidup tanpa memiliki orang itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.