Dian Sastro Cs Bikin MAM, Restoran Fast Food yang Sehat

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dian Sastro menunjukkan burger ayam kesukaannya dari Restoran MAM. Instagram

    Dian Sastro menunjukkan burger ayam kesukaannya dari Restoran MAM. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagian orang menghindari makanan dari restoran cepat saji atau fast food karena diduga tidak baik untuk kesehatan. Tapi mulai sekarang, sebaiknya enyahkan stigma itu karena tak semua restoran cepat saji menyuguhkan makanan dengan kurang terukur gizinya alias tinggi kalori, berlemak, berpengawet, dan rendah serat.

    Mulai Maret lalu, Dian Sastrowardoyo bersama dengan Tana Suwardhono, Reina Latief Wardhana, Jessica Halim, dan Putri Hardiman Alamsyah mendirikan sebuah restoran cepat saji yang sehat. Restoran bernama MAM ini berada di Senayan City, Jakarta Selatan. Rumah makan tersebut tampak asri dengan taburan ornamen kayu namun hanya bisa memuat belasan meja makan.

    Restoran MAM ini sedang menarik perhatian pencinta kuliner. Pemicunya, MAM menawarkan hidangan cepat saji dengan bahan-bahan yang diklaim lebih sehat. Sebelum berkolaborasi mendirikan MAM, kelima perempuan ini sudah bekerja sama membuat produk katering diet bernama 3 Skinny Minnies.

    Menu yang ditawarkan MAM kurang-lebih serupa dengan restoran cepat saji biasa. Di sana ada burger, bento, dan rice bowl. Bedanya, kata juru bicara MAM, Rizky Cesari, bahan makanan yang digunakan, seperti saus, disajikan dalam keadaan segar. Saus MAM diolah dari bahan cabai segar yang dibuat dua hari sekali. "MAM tak menyediakan saus yang berasal dari pabrik untuk menjaga konsep healthier eating," kata Sari—sapaan Rizky Cesari.

    Nasi goreng kecombrang dan nasi goreng hainan dari Restoran MAM. Instagram

    Daging pun, Sari menambahkan, didatangkan ke MAM setiap hari dalam keadaan segar. Begitu pula sayuran, semuanya diolah dalam keadaan segar. "Untuk minyak goreng, kami memakai minyak bunga matahari atau zaitun," ujar Sari. Kedua jenis minyak disebut lebih sehat ketimbang minyak sawit.

    Adapun menu andalan di tempat ini adalah The Disastr Burger, yang merupakan burger berisi daging double wagyu, double cheese, serta caramelized onion. Burger ini dinamai "Disastr" karena, saking tebalnya, sulit dimakan sehingga menimbulkan "bencana" bagi yang memakannya. Selain itu, nama ini mengacu pada akun Instagram Dian Sastro.

    Burger Disaster dari Restoran MAM dengan dobel patty daging wagyu plus keju yang meleleh dan roti gandum. Instagram

    Memang, saat kami mencoba memakan Disastr Burger, ukurannya ini sedikit membuat kesulitan ketika dipotong dan disantap. Namun hal itu terbayar oleh cita rasa wagyu-nya yang kuat. Porsinya yang tebal membuat satu porsi burger ini mengenyangkan. Pengunjung juga dapat menikmati menu nasi. Salah satu yang cukup menjadi perhatian saat ini adalah Bento. Menu ini sama seperti bento lainnya yang terdiri atas lidah sapi, daging ayam dengan saus teriyaki, ditambah sayuran seperti kol, brokoli, dan tauge, plus nasi.

    Menu nasi lainnya yang juga menjadi andalan adalah K-Pop Bowl. Menu ini berupa rice bowl yang terdiri atas lidah sapi serta telur dan saus. Tak lupa di dalamnya disematkan kimchi khas Korea Selatan. Hal unik lainnya dari MAM adalah mereka memiliki lima jenis pilihan saus. Kelima saus ini mewakili karakter lima pemilik MAM. Dian Sastro, misalnya, diwakili saus Fire Hazard yang merupakan saus paling pedas di tempat ini. Saus lainnya adalah Hunny Bunny, Snow Patrol, Holy Herb, dan Tartart.

    Untuk melayani pelanggan lebih luas, MAM telah bekerja sama dengan Go-Jek. Tiap Rabu, mereka memberikan promosi lewat Go-Food dengan potongan harga hingga 30 persen. Promosi ini mendapat tanggapan luar biasa dari masyarakat. “Pukul 11 siang, sudah 200 pesanan, kami kewalahan,” tutur Sari.

    Salah satu pelanggan MAM, Nadia Vella Fatima, mengatakan sudah tiga kali datang ke MAM dan selalu memesan K-Pop Bowl. Ia mengaku bukan penganut pola hidup sehat, namun rasa gyu tan don atau lidah sapi di dalam semangkuk K-Pop Bowl sangat menggugah seleranya. “Dagingnya itu lembut, dan serat-seratnya itu tidak mengganggu saat dimakan,” ucap Nadia.

    Sebelum MAM hadir mengusung menu siap saji yang lebih sehat, di Rempoa, Jakarta Selatan, telah hadir restoran Burgreens. Restoran ini menawarkan konsep burger sayuran. Keunikan burger di sini adalah digantinya patty (daging bulat di tengah burger) dengan sayuran. Burgreens menyajikan pengganti patty dari bahan jamur, bayam, dan kacang hitam. Bahan-bahan pengganti itu diolah berulang kali sampai mendekati rasa daging.

    Restoran ini menambahkan beberapa jenis sayur ke bahan dasar patty untuk membedakan satu menu dengan yang lain. Misalnya, dalam membuat menu Mighty Mushroom, koki Burgreens mencampur jamur dengan oatmeal. Adonan ini diolah sedemikian rupa sehingga menjadi berbentuk bulat dan datar. Ketika Tempo mencicipi Mighty Mushroom dua tahun lalu, rasanya sangat legit dan gurih seperti daging.

    Karena semua makanan terbuat dari buah dan sayuran, kandungan kalori dalam menu Burgreens itu sangat kecil. Satu patty dalam Mighty Mushroom hanya mengandung 140 kilokalori (kkal), Spinach Chickpeas 94 kkal, dan Battle Beans 174 kkal. Jumlah kalori ini belum mencakup kalori roti gandum yang digunakan.

    Baca juga:
    Dian Sastro: Kartini Itu Buandel
    Disebut Sombong, Dian Sastro Pernah Tegur Netizen


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.