Rabu, 16 Agustus 2017

Makanan Terlalu Panas, Satu Penyebab Kanker di Leher

Jum'at, 11 Agustus 2017 | 19:30 WIB
Ilustrasi penderita kanker. shutterstock.com

Ilustrasi penderita kanker. shutterstock.com.

TEMPO.CO, Jakarta - Nama kanker kepala dan leher memang tak sepopuler kanker lainnya semisal kanker payudara ataupun serviks. Namun jangan anggap sepele karena nyawa bisa menjadi taruhannya bila penderita tak segera mendapat perawatan. 

Di antara sejumlah pemicu munculnya kanker kepala leher, makanan merupakan salah satunya. Spesialis onkologi radiasi dari RSCM, Prof. DR. Dr. Soehartati Gondhowiardjo, Sp.Rad (K) OnkRad menyebut ada makanan tertentu yang bisa menjadi pencetus. 

"Makanan dengan pengawet, pewarna, perasa, mengandung alkohol dan tembakau," ujar dia di Jakarta, Kamis. (baca: Cara Baru untuk Mendeteksi Kanker Tiroid Sejak Dini)

Selain itu, sebaiknya jangan mengonsumsi makanan terlalu panas karena bisa menganggu lapisan mukosa mulut. Lapisan ini sangat rentan terhadap berbagai macam paparan, antara lain rokok.

"Lapisan mukosa mempunyai sifat sangat khas terhadap paparan. Rokok sangat mempengaruhi lapisan itu," kata Soehartati. 

Selain makanan, sejumlah penyebab lain yang memicu hadirnya kanker leher dan kepala yakni virus Epstein-Barr, Human Papiloma virus, kebiasaan merokok, kurang menjaga kebersihan mulut dan gigi serta herbal dan obat. 


Dia menyarankan masyarakat tak lagi mengonsumi makanan tidak sehat, melakukan aktivitas fisik teratur, mengelola stres. (baca: Bentuk Dukungan Paling Sederhana untuk Penderita Kanker)

Kanker kepala dan leher masuk ke dalam lima jenis kanker tersering di dunia. Terdapat beberapa jenis kanker di bagian leher dan kepala antara lain, kanker nasofaring (area atas tenggorokan dan di belakang hidung), kanker tiroid. 

Kemudian, kanker laring (area antara pangkal lidah dan trakea), , kanker hidung, kanker rongga mulut, kanker orofaring hingga telinga. 

Sebanyak 43 persen dari seluruh kasus kanker dapat dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat.

ANTARA


Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?