Rabu, 20 September 2017

Kata Ahli tentang Anak Kedua yang Lebih Nakal

Senin, 17 Juli 2017 | 19:01 WIB
Ilustrasi anak marah atau berteriak. shutterstock.com

Ilustrasi anak marah atau berteriak. shutterstock.com.

TEMPO.CO, Jakarta - Anak kedua atau anak tengah sering dianggap lebih nakal dibanding saudaranya yang lain. Anggapan ini sepertinya benar.

Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan para ahli ekonomi dari Massachusetts Institute of Technology (MIT). Dari penelitian tersebut diketahui bahwa anak kedua atau anak tengah lebih berisiko 25 - 40 persen terlibat masalah serius d sekolah atau berurusan dengan hukum jika dibandingkan dengan anak sulung.

Penyebabnya menurut salah seorang peneliti, Joseph Doyle adalah orang tua lebih fokus pada kebutuhan anak pertama mereka. Sedangkan ketika anak kedua lahir, fokus orang tua berkurang.

Selain itu, anak sulung juga memiliki panutan yaitu orang dewasa. "Sedangkan anak kedua yang lahir, justru memiliki panutan kakaknya yang masih irasional dan hanya selisih dua tahun darinya," jelas Doyle.

Meski penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan ribuan data kakak-beradik di Eropa dan Amerika, perlu diingat tidak semua keluarga menghadapi fenomena yang sama. Namun, tidak ada salahnya, orang tua lebih fokus pada tumbuh kembang setiap anak-anaknya.


TABLOIDBINTANG

Baca juga:
Posisi Tempat Duduk Tentukan Prestasi Anak? Ini Faktanya
Lika-liku Pernikahan Kirana Larasati hingga Berujung Perceraian
Protektif, Begini Cara Heidi Klum Lindungi Anak dari Media


Selengkapnya
Grafis

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Tempat-tempat yang patut dikunjungi saat libur nasional tahun 2018, tamasya semakin asyik bila kita memperpanjang waktu istirahat dengan mengambil cuti.