Jumat, 21 Juli 2017 TEMPO.CO logo

update

Senin, 17 Juli 2017 | 14:00 WIB

Orang Pintar Hidup Lebih Sehat, Begini Penelitiannya

TEMPO.CO, Jakarta - Menurut penelitian terbaru yang dipublikasikan di British Medical Journal, orang pintar hidup lebih lama.

Mereka yang mendapat nilai bagus dalam tes kecerdasan cenderung memiliki gelar dan penghasilan lebih. Selain itu, kedua faktor tersebut meningkatkan kemungkinan hidup mereka hingga usia lanjut.

Kini, studi komprehensif memperkuat teori tersebut atau yang dikenal sebagai hipotesis integritas sistem, yang mengusulkan bahwa orang dengan IQ tinggi secara bawaan lebih sehat.(Baca: Air Dingin Vs Air Hangat, Mana Lebih Sehat?)

Survei yang dilakukan di Skotlandia pada 1930-an dan 1940-an mencatat nilai tes IQ hampir setiap anak usia 11 tahun. Pada Scottish Mental Survey 1947, sebanyak 33.536 pria and 32.229 partisipan diteliti.


Tim penelitian yang dipimpin Catherine Calvin, seorang profesor psikologi di Universitas Edinburgh, menganalisis penyebab kematian orang-orang di kelompok usia tersebut untuk menentukan apakah ada korelasi antara kecerdasan di masa kecil dan berapa lama mereka hidup. Para peneliti pun menemukannya. (Baca: Merah Genjot Percaya Diri, pada Si Pemalu juga?)

Setelah memperhitungkan beberapa faktor, seperti pendapatan dan kebiasaan merokok, peneliti menemukan kecerdasan pada masa kecil berbanding terbalik dengan semua penyebab utama kematian. Namun ditemukan korelasi yang kuat antara tingkat kecerdasan yang rendah dan penyakit pernapasan, jantung, serta stroke.

Turut diamati pula hubungan antara hasil tes kecerdasan masa kanak-kanak dengan kematian akibat cedera, kanker yang terkait dengan merokok, penyakit pencernaan, dan demensia. Koneksi yang lemah ditemukan antara tingkat kecerdasan masa kanak-kanak dan bunuh diri serta kanker yang tidak terkait dengan merokok. (Baca: Mau Bisnis Sosial? Intip Trik Nila Tanzil Bikin Travel Sparks)

INDEPENDENT | LUCIANA



Komentar(0)