Kamis, 21 September 2017

Ruam Popok Jangan Diabaikan, Begini Mengatasinya

Kamis, 18 Mei 2017 | 21:02 WIB
Ruam pada bayi. lifenstats.com

Ruam pada bayi. lifenstats.com.

TEMPO.CO, Jakarta - Jangan mengabaikan ruam pada kulit bayi akibat penggunaan popok. Jika tidak segera ditangani, itu akan bertambah parah. Apalagi jika bayi mulai mengkonsumsi makanan yang lebih padat.

Ruam popok merupakan peradangan pada kulit bayi yang tertutup popok. Daerah yang tertutup popok mengakibatkan kulit menjadi lembap. Ruam popok yang membandel disebabkan oleh infeksi jamur yang disebut candida, yang berkembang di daerah yang lembap.

Timbulnya jamur pada ruam popok dapat disebabkan oleh asam dalam kotoran bayi dengan kondisi popok yang terlalu ketat atau reaksi terhadap sabun atau produk pembersih popok kain.

Selain itu, bayi yang mengkonsumsi antibiotik, atau ibunya yang mengkonsumsi antibiotik saat menyusui, berpotensi mengalami jamur ruam popok.

Seperti dilansir dari laman Verywell, ruam popok dapat diatasi dengan mengoleskan krim yang dijual bebas di pasaran, seperti nistatin dengan merek Mycostatin dan clotrimazole dengan merek Lotrimin.

Namun, jika infeksi tidak mereda setelah empat-tujuh hari pengobatan sesuai dengan petunjuk pada label, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Terlebih jika anak mengalami demam, ruam melebar, atau ruam menjadi luka. Hal ini merupakan indikasi adanya infeksi bakteri yang membutuhkan penanganan medis.

DINA ANDRIANI


Berita lainnya:
Tip Menghindari Ruam pada Bayi   
Jangan Campur Kopi dan Minuman Energi, Maut Akibatnya
Beri Anak Kopi dengan Dalih Cegah Kejang, Perhatikan Efek Lainnya

 





Selengkapnya
Grafis

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Tempat-tempat yang patut dikunjungi saat libur nasional tahun 2018, tamasya semakin asyik bila kita memperpanjang waktu istirahat dengan mengambil cuti.