Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

6 Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Area Kewanitaan

image-gnews
sxc.hu
sxc.hu
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Seperti bagian tubuh lainnya, area kewanitaan juga perlu dijaga dan dirawat kebersihan dan kesehatannya. Untuk merawat area kewanitaan, Anda harus mengenalnya lebih jauh, supaya bisa mengetahui bagaimana kondisi yang normal dan tidak

Kesehatan area kewanitaan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya sebagai berikut:

1. Hubungan seksual
Hubungan seksual bebas bisa menularkan penyakit kelamin. Sementara, hubungan intim yang dipaksakan dapat melukai area pelvis dan menyebabkan trauma pada daerah kewanitaan.

2. Kondisi kesehatan dan perawatan medis
Kondisi kesehatan seperti endometriosis dan penyakit radang panggul dapat membuat aktivitas seksual terasa menyakitkan. Bekas luka dari operasi panggul dan pengobatan kanker tertentu juga dapat membuat daerah kewanitaan terasa sakit ketika berhubungan intim. Penggunaan antibiotik meningkatkan risiko infeksi jamur di kewanitaan.

3. Alat kontrasepsi dan pembalut
Alat kontrasepsi seperti kondom dan diaphgram bisa menyebabkan iritasi pada alat kelamin perempuan. Infeksi pasca-melahirkan atau menggunakan pembalut lebih dari delapan jam juga dapat meningkatkan risiko toxic shock syndrome atau komplikasi infeksi bakteri.

4. Kehamilan
Saat hamil, setiap perempuan akan berhenti menstruasi hingga bayi lahir. Selama kehamilan, jumlah keputihan cenderung meningkat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

5. Gangguan psikologis
Rasa cemas dan depresi berkontribusi pada penurunan gairah sehingga menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa sakit ketika melakukan hubungan intim. Kondisi trauma akibat kekerasan seksual atau pengalaman yang menyakitkan juga bisa menjadi penyebabnya.

6. Level hormon
Perubahan pada level hormon bisa mempengaruhi vagina. Sebagai contoh, produksi estrogen menurun setelah menopause dan saat menyusui. Kekurangan estrogen bisa menyebabkan dinding vagina menipis sehingga menimbulkan rasa sakit ketika berhubungan intim.

TABLOIDBINTANG

Berita lainnya:
Mata Pisau Cepat Tumpul, Cek Penyebabnya


Mengungkap Rahasia Bunga Lili untuk Kecantikan

Sebab Hubungan Ibu Mertua dengan istri Tak Harmonis

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Stunting Jadi Masalah Bersama, Edukasi Antar Pihak Harus Dilakukan

18 hari lalu

Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Ayodhia G.L Kalake menyerahkan cenderamata kepada Corporate Affairs Director Dexa Group Tarcisius Tanto Randy di acara Program Edukasi & Intervensi Stunting dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan, di Kupang, NTT, Kamis, 7 Maret 2024/Istimewa
Stunting Jadi Masalah Bersama, Edukasi Antar Pihak Harus Dilakukan

Stunting masih menjadi masalah bersama. Perlu kolaborasi antar pihak untuk menyelesaikan stunting yang masih jadi perhatian.


Alasan Endometriosis Disebut sebagai Penyakit Perkotaan

21 hari lalu

Deteksi Endometriosis Melalui Darah
Alasan Endometriosis Disebut sebagai Penyakit Perkotaan

Penelitian di Eropa menunjukkan naiknya kasus endometriosis banyak terjadi di kota karena pengaruh polusi udara yang tinggi.


7 Sumber Konflik Pernikahan Menurut Konselor

21 Januari 2024

Ilustrasi nikah muda. shutterstock.com
7 Sumber Konflik Pernikahan Menurut Konselor

Konselor pernikahan memaparkan tujuh sumber konflik dalam rumah tangga. Apa saja dan bagaimana mengatasinya?


Alasan Perlunya Sosialisasi Kesehatan Reproduksi pada Orang Tua dan Anak

20 Juni 2023

Aktivitas Tenggara Youth Community yang dalam menyampaikan materi edukasi kesehatan reproduksi. Dok. Istimewa
Alasan Perlunya Sosialisasi Kesehatan Reproduksi pada Orang Tua dan Anak

Pendidikan kesehatan reproduksi tak hanya diberikan di sekolah. Orang tua juga perlu memberikan edukasi tentang hal tersebut kepada anak.


Cegah Seks Bebas, Pentingnya Remaja Putri Pahami Kesehatan Reproduksi

1 Mei 2023

Suasana pemberian materi kelas kampanye dengan alat peraga berupa boneka di acara National Youth Camp Sexual and Reproductive Health and Rights (SRHR) pada 16-18 Juli 2019 Embung Kaliaji, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. TEMPO | Pito Agustin Rudiana
Cegah Seks Bebas, Pentingnya Remaja Putri Pahami Kesehatan Reproduksi

Remaja putri perlu menjaga kesehatan reproduksi dan menghindari seks bebas untuk mencegah penularan penyakit menular seksual, kehamilan di luar nikah.


Perlunya Peran Orang Tua Edukasi Anak Perempuan Kesehatan Reproduksi

15 April 2023

Sulitnya Melakukan Komunikasi dengan Anak Praremaja (Depositphotos)/Tabloid Bintang
Perlunya Peran Orang Tua Edukasi Anak Perempuan Kesehatan Reproduksi

Orang tua harus bisa menjadi sumber pengetahuan utama bagi anak perempuan tentang masalah kesehatan reproduksi, terutama jika sudah menstruasi.


Perlunya Pendidikan Seks sejak Dini untuk Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual

9 Januari 2023

Ilustrasi pelecehan seksual pada anak perempuan. Shutterstock
Perlunya Pendidikan Seks sejak Dini untuk Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual

Pemerhati anak mengatakan pendidikan seks sejak dini bisa melindungi anak dari kejahatan seksual. Bagaimana caranya?


CISDI Kritik Pasal Pidana soal Alat Kontrasepsi di RKUHP: Beri Dampak Buruk

3 Desember 2022

Thumbnail grafis Pasal Kontroversi RKUHP
CISDI Kritik Pasal Pidana soal Alat Kontrasepsi di RKUHP: Beri Dampak Buruk

CISDI menyampaikan kritik atas dua pasal kesehatan di Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).


Berapa Lama Terjadi Kehamilan setelah Bercinta?

25 Agustus 2022

Ilustrasi test pack kehamilan. Freepik.com
Berapa Lama Terjadi Kehamilan setelah Bercinta?

Kesehatan umum dan reproduksi juga berperan dalam menentukan apakah kehamilan bisa terjadi dengan cepat atau tidak.


Pentingnya Persiapan Pasangan sebelum Menikah demi Kesehatan Reproduksi

28 Juni 2022

Ilustrasi pesta pernikahan. Pexel/Kha Ruxury
Pentingnya Persiapan Pasangan sebelum Menikah demi Kesehatan Reproduksi

Persiapan untuk berkeluarga perlu dimulai sejak memasuki usia remaja. Salah satu tujuannya menjaga kesehatan reproduksi kelak.