Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ukuran Bra Kok Bertambah, Apa Penyebabnya?

Editor

Rini Kustiani

image-gnews
Ilustrasi payudara. Shutterstock.com
Ilustrasi payudara. Shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Anda lebih nyaman dengan ukuran payudara kecil atau besar? Meski Anda memilih lebih nyaman ukuran payudara kecil, biasa-biasa saja, atau besar sekalipun, ada masa-masa tertentu di mana ukuran payudara menjadi lebih besar dari biasanya.

Kosmetika Organik, Ada?

Kondisi ini terjadi secara alami karena adanya perubahan di dalam tubuh. Berikut ini tujuh penyebab ukuran payudara membesar:

1. Kenaikan berat badan
Pada beberapa wanita, kenaikan berat badan bisa mempengaruhi ukuran payudara. Payudara mengandung jaringan lemak, bersama dengan lobulus dan duktus. Jadi, saat kandungan lemak bertambah, ukuran payudara dapat membesar. Ketika berat badan turun, ukuran payudara juga bisa mengecil.

2. Kehamilan
Merupakan kondisi yang wajar bila merasa payudara kian berat dan ukurannya semakin membesar saat hamil. Beberapa hormon memompa lebih banyak darah ke dalam jaringan. Pada beberapa wanita, nyeri, kesemutan, dan bengkak ringan bisa terjadi, bahkan hingga tahap akhir kehamilan.

3. Alat kontrasepsi
Penggunaan pil KB juga bisa menjadi salah satu pemicu payudara membesar. Pil KB mengandung estrogen yang dapat mempengaruhi ukuran payudara.

4. Pubertas
Saat masa pubertas, lonjakan hormon estrogen membawa banyak perubahan pada tubuh, salah satunya adalah pertumbuhan payudara anak perempuan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

5. Menstruasi
Setelah masa ovulasi, estrogen dan progesteron membuat payudara terasa nyeri dan lebih besar atua membengkak. Hal ini karena dorongan di dalam sirkulasi darah ke bagian payudara. Jika ukuran payudara tidak kembali normal, bahkan setelah menstruasi berakhir, sebaiknya segera konsultasi ke dokter.

6. Menopause
Setelah menopause, jika ukuran payudara meningkat, itu bisa jadi karena jaringan lemak. Proporsi jaringan kelenjar dapat menurun, dan jaringan lemak dapat meningkat, bisa membuat payudara jadi terlihat lebih besar dari biasanya.

7. Benjolan pada payudara
Jika Anda menyadari ukuran payudara berubah (dalam hal ini membesar) dan merasakan adanya benjolan di dalam jaringan payudara, Anda mungkin perlu memeriksakannya ke dokter. Jika benjolan terasa sakit, bisa jadi itu adalah gejala penyakit yang menyerang payudara Anda.

BOLDSKY | LUCIANA

Berita lainnya:
Jangan Ragu, Siapa Tahu Belahan Jiwa Ada di Dekatmu
Yuk, Beli Lipstik Sambil Beramal untuk Kanker Payudara
Kulit Victoria Beckham Bermasalah, Obatnya Ternyata Makan

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kemnaker Gelar Workshop Atasi Tantangan Kesehatan Kerja

18 Mei 2022

Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemnaker, Haiyani Rumondang.
Kemnaker Gelar Workshop Atasi Tantangan Kesehatan Kerja

Banyak perubahan terjadi pada ketenagakerjaan. Perlu penyiapan untuk perlindungan tenaga kerja.


Tips Mencegah Iritasi Kulit di Belakang Telinga karena Pakai Masker

8 Maret 2022

Ilustrasi wanita pakai masker sambil bekerja. Freepik.com
Tips Mencegah Iritasi Kulit di Belakang Telinga karena Pakai Masker

Potensi peradangan semakin besar apabila seseorang memiliki kulit sensitif dan menggunakan masker dalam waktu yang lama.


Kenali 6 Penyakit Pembuluh Darah yang Paling Umum Terjadi

30 Desember 2021

Ilustrasi pemeriksaan kesehatan jantung. Shutterstock
Kenali 6 Penyakit Pembuluh Darah yang Paling Umum Terjadi

Penyakit pembuluh darah adalah gangguan yang mempengaruhi sistem peredaran darah dari dan ke organ tubuh.


Sikap Skeptis Tinggi, Daewoong Gaet 15 Anak Muda Kreatif Galakkan Info Kesehatan

20 Desember 2021

Ilustrasi Generasi Milenial. all-souzoku.com
Sikap Skeptis Tinggi, Daewoong Gaet 15 Anak Muda Kreatif Galakkan Info Kesehatan

Banyak masyarakat bersikap skeptis terkait bahaya pandemi Covid-19. Untuk tangani hal itu, Daewoong ajak anak muda galakkan info kesehatan


Asam Lambung Naik, Ketahui Posisi Tidur yang Tepat dan Lakukan Diet Asam Lambung

18 November 2021

Ilustrasi Asam Lambung.(TEMPO/Gunawan Wicaksono)
Asam Lambung Naik, Ketahui Posisi Tidur yang Tepat dan Lakukan Diet Asam Lambung

Beberapa hal yang yang harus diperhatikan penderita gangguan asam lambung adalah posisi tidur dan diet.


Mengenal Demam Tifoid, Cegah dengan Vaksinasi 3 Tahun Sekali

13 November 2021

Ilustrasi pria sakit demam. shutterstock.com
Mengenal Demam Tifoid, Cegah dengan Vaksinasi 3 Tahun Sekali

Indonesia masih endemi demam tifoid atau dikenal dengan sebutan penyakit tipus atau tipes.


Manfaat Berjalan Kaki, Membantu Mengurangi Berat Badan Hingga Mood Lebih Baik

11 November 2021

Ilustrasi wanita berjalan kaki. Freepik.com/Katemangostar
Manfaat Berjalan Kaki, Membantu Mengurangi Berat Badan Hingga Mood Lebih Baik

Rutin berjalan kaki setiap hari membantu mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan menurunkan berat badan.


Sering Pakai Semprotan Hidung untuk Mencegah Covid-19, Begini Cara Kerjanya

30 Oktober 2021

Ilustrasi hidung. shutterstock.com
Sering Pakai Semprotan Hidung untuk Mencegah Covid-19, Begini Cara Kerjanya

Salah satu cara mencegah Covid-19 adalah dengan menyemprotkan cairan khusus ke hidung. Apa kandungan dalam cairan itu dan bagaimana cara kerjanya?


5 Cara Terhindar dari Sakit Kepala

24 Oktober 2021

ilustrasi sakit kepala (pixabay.com)
5 Cara Terhindar dari Sakit Kepala

Penyebab sakit kepala yang dominan terjadi selama pandemi Covid-19 adalah kelelahan dan kurang tidur.


Kapan Puncak Massa Tulang dan Waktu yang Tepat Mencegah Osteoporosis

23 Oktober 2021

Ilustrasi pria memeriksa tulang. Shutterstock
Kapan Puncak Massa Tulang dan Waktu yang Tepat Mencegah Osteoporosis

Ketahui periode terbaik memumpuk "bekal" menjelang massa tulang puncak, fase kondisi tulang terbaik, dan penurunannya untuk mencegah osteoporosis.