Atasi Jerawat dengan Produk yang Mengandung Belerang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita mengoles obat jerawat. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita mengoles obat jerawat. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Jika Anda pernah melihat beberapa produk perawatan kulit, banyak yang menggunakan belerang sebagai bahan utama. Belerang dipercaya efektif mengobati jerawat. Bahkan sejak zaman dahulu, belerang digunakan untuk perawatan kulit, mengobati wabah penyakit, dan pengusir roh jahat.

    Kini, belerang banyak ditemukan dalam produk pembersih, masker dan pelembap. "Belerang memiliki sifat antibakteri alami, jadi tidak hanya bekerja untuk membasmi bakteri penyebab jerawat di pori-pori tapi juga membantu mencegah bakteri baru tumbuh saat Anda menggunakannya secara teratur,” ujar dermatolog Mona Gohara, seperti dilansir dari Marie Claire.

    Sulfur dapat dikatakan mempunyai khasiat yang sama seperti benzoil peroksida dan asam salisilat. “Ciri sulfur yang menentukan adalah sifat keratolitiknya, yang memungkinkan untuk memecah keratin di kulit,"kata Gohara. "Bila sebum dan bakteri berlebih menyumbat pori-pori, menyebabkan jerawat, lapisan pori-pori tidak dapat disingkirkan dengan benar sehingga keratin meningkat.”

    Sebagai perbandingan, benzoil peroksida hanya membunuh bakteri penyebab jerawat pada kulit dan sangat bagus untuk jerawat tipe klasik, meskipun cenderung lebih kering. Sementara asam salisilat tidak membunuh bakteri, namun justru mengelupas pori-pori yang berisi minyak, seperti pada komedo tertutup dan blackhead.

    Belerang secara topikal jauh lebih ringan daripada bentuk obat jerawat lain sehingga cukup dapat ditoleransi oleh kebanyakan orang. Gohara menambahkan jika Anda secara konsisten menghadapi iritasi dengan perawatan jerawat tradisional sebelumnya, Anda dapat mencoba belerang sebagai bahan efektif pada pori-pori tersumbat dan penyerap minyak.

    Jika ingin mencobanya, mulai dengan perlahan. Kulit kering atau sensitif mulailah dengan sabun pencuci muka, untuk melihat bagaimana kulit menoleransinya.

    “Jika tidak ada yang menyengat atau mengelupas, Anda bisa melakukan percobaan dengan masker dan perawatan di tempat, dan lihat bagaimana kulit setelahnya," kata Gohara.

    NIA PRATIWI

    Artikel lain:
    Atasi Kerak di Kepala Bayi dengan Sampo Lembut dan Emolien
    Kiat Mengkonsumsi Buah dan Sayur yang Baik, Jangan Dipanaskan
    5 Cara Istri Membahagiakan Suami agar Rumah Tangga Tetap Harmonis


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.