Atasi Kerak di Kepala Bayi dengan Sampo Lembut dan Emolien

Reporter

Editor

Ilustrasi bayi mandi. sheknows.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kulit bersisik dan terlihat menyerupai kerak sering ditemukan pada kepala bayi yang baru lahir. Kondisi ini pada dasarnya normal saja, pada bayi normal dan bayi yang lahir prematur.

Kondisi ini disebabkan karena produksi minyak yang berlebih pada kepala. Ada perbedaan kelenjar pada kulit kepala, di mana terdapat kelenjar minyak yang memproduksi rambut dan minyak sehingga kemungkinan produksi minyak yang berlebih sangat besar.

Selain itu, kondisi ini juga dapat disebabkan oleh penurunan kelebihan hormon pada ibu. Menurut  dokter spesialis anak Jerome Valleteau de Moulliac, kerak pada kulit kepala bayi tidak perlu dikhawatirkan secara patologis.

“Hal tersebut hanya masalah estetika saja,” ujar dokter yang berasal dari Prancis itu, saat peluncuran produk perawatan bayi Corrine de Farme di Jakarta, Rabu, 13 September 2017.

Cara menghilangkan kerak pada kulit kepala bayi adalah dengan keramas secara rutin menggunakan sampo yang berformula lembut. Setelah itu, sebelum kepala disisir, gunakan emolien agar kerak pada kepala menjadi lembut dan mudah terkelupas.

Sisirlah rambut bayi dengan lembut. “Dengan cara ini, lama kelamaan kerak akan hilang dengan sendirinya,” ujar de Moulliac.

NIA PRATIWI

Artikel lain:
Hasil Penelitian: Tidur Tengkurap Lebih Aman buat Bayi
Kasus Bayi Debora, Deteksi Gangguan Kesehatan pada Bayi Prematur 
Atasi Iritasi Kulit Bayi dengan Ekstrak Bunga Kalendula






8 Gejala Autisme yang Tercermin dari Perilaku Bayi

3 April 2019

8 Gejala Autisme yang Tercermin dari Perilaku Bayi

Autisme bukan kelainan, melainkan keterbatasan seseorang dalam berkomunikasi dan bersosialisasi.


Perubahan Iklim Mempengaruhi Kesehatan Jantung Bayi

4 Februari 2019

Perubahan Iklim Mempengaruhi Kesehatan Jantung Bayi

Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa bayi yang baru lahir rentan alami gangguan kesehatan jantung akibat perubahan iklim


Kembangkan Kemampuan Bicara Anak Melalui Gerak Ritmis

24 Januari 2019

Kembangkan Kemampuan Bicara Anak Melalui Gerak Ritmis

Gerakan ritmis pada anak bisa membantu mengembangkan kemampuan berbicara pada anak usia dini.


Bayi Gumoh Berlebihan, Jangan Sepelekan, Segera Periksa ke Dokter

15 November 2018

Bayi Gumoh Berlebihan, Jangan Sepelekan, Segera Periksa ke Dokter

Salah satu gangguan pencernaan yang sering terjadi pada bayi usia 0-12 bulan adalah gumoh. Gumoh bukan muntah yang diawali mual dan penuh di perut.


Anak Belum Bisa Berenang, Kenalkan Dulu Akuarobik

11 November 2018

Anak Belum Bisa Berenang, Kenalkan Dulu Akuarobik

Ketimbang memaksakan anak belajar berenang, ada baiknya orang tua memperkenalkan anak pada olahraga akuarobik atau aerobik air.


Tanda Bayi Memiliki Kulit Sensitif atau Tidak, Perhatikan Pipinya

6 November 2018

Tanda Bayi Memiliki Kulit Sensitif atau Tidak, Perhatikan Pipinya

Banyak ibu mengira kulit bayi menjadi sensitif jika terkena air susu ibu atau ASI saat menyusui, terutama di daerah pipi


Ibu, Jangan Lupa Berikan Anak Imunisasi demi Kesehatannya

1 November 2018

Ibu, Jangan Lupa Berikan Anak Imunisasi demi Kesehatannya

Imunisasi adalah prosedur penting untuk mencegah anak terkena infeksi penyakit sejak usia dini.


Bayi Poppy Bunga Terkena Infeksi Usus, Apa Gejalanya

19 Oktober 2018

Bayi Poppy Bunga Terkena Infeksi Usus, Apa Gejalanya

Poppy Bunga menceritakan infeksi usus yang terjadi kepada anak keduanya saat berusia 2 minggu, dan baru ketahuan di usia 1,5 bulan.


Bayi di NTT Rajin Minum Susu tapi Stunting Tinggi, Ada yang Salah

17 Oktober 2018

Bayi di NTT Rajin Minum Susu tapi Stunting Tinggi, Ada yang Salah

Kontroversi susu kenal manis, apakah termasuk produk susu atau bukan memiliki implikasi yang panjang sampai ke masalah stunting.


Mengenal Penyakit Langka pada Anak NCL Tipe II

15 Oktober 2018

Mengenal Penyakit Langka pada Anak NCL Tipe II

Penyakit langka pada anak bukan kutukan. Ada penjelasan ilmiahnya.