Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Masalah Fungsi Hati Bisa Sebabkan Hepatitis. Kenali Gejalanya  

image-gnews
Ilustrasi liver. shutterstock.com
Ilustrasi liver. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Hati merupakan organ yang penting bagi tubuh. Namun seseorang kerap tidak menyadari dirinya terkena gangguan hati yang disebabkan virus hepatitis A, B, C, D, dan E.

Padahal, jika tidak segera ditangani dengan tepat dan dilakukan pengobatan, infeksi virus hepatitis B dan C dapat berkembang menjadi hepatitis kronis hingga berkembang menjadi sirosis hati, bahkan kanker hati.

“Penderita hepatitis sering tidak menyadari sudah terinfeksi virus. Bahkan 80-90 persen penderita hepatitis tidak menampakkan gejala yang signifikan, tahu-tahu sudah parah. Paling gejalanya hanya sering lemas,” ujar dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Rino Alvani Gani, SpPD-KGEH dalam Seminar dan Skrining Hepatitis B dan C oleh Kimia Farma di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba.

Gejala umum yang mengindikasikan terpapar hepatitis adalah rasa letih, demam, menggigil, tidak nafsu makan, mual dan muntah, kulit dan mata kuning, hingga nyeri pada perut bagian kanan atas. “Untuk memastikan gejala penyakit hepatitis tersebut, diperlukan pemeriksaan laboratorium untuk menunjang diagnosis dokter,” katanya.

Jika sudah terdeteksi, dr Rino menyarankan pasien melakukan pengobatan secara intensif. Misalnya, infeksi virus hepatitis A tidak membutuhkan pengobatan antivirus yang spesifik. Pengobatan lebih ditujukan untuk mengobati gejala yang timbul dan menjaga asupan cairan serta nutrisi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Adapun untuk infeksi virus hepatitis B dan C dibutuhkan pengobatan antivirus. Namun indikasi dan waktu pemberian obat antivirus itu harus dikonsultasikan lebih dulu dengan dokter spesialis penyakit dalam atau konsultan hepatologi.

Apakah hepatitis bisa disembuhkan? “Kemungkinan sembuh dan hilang pasti ada. Peluangnya sangat besar di ilmu kedokteran saat ini,” ucapnya.

TABLOIDBINTANG

Artikel lain:
Mau Terapkan BLW Seperti Andien, Simak Pesan Dokter
Galau karena Mantan Nikah? Tetaplah Ceria dengan Tip Berikut
Hamil Anak Ketiga, Kate Middleton Kembali Terserang HG. Apa Itu?

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


WHO: Virus Hepatitis Sebabkan 3,5 Ribu Orang Meninggal Setiap Hari

10 hari lalu

Ilustrasi hepatitis. Shutterstock
WHO: Virus Hepatitis Sebabkan 3,5 Ribu Orang Meninggal Setiap Hari

Hepatitis B menyebabkan 83 persen kematian dan hepatitis C menyumbang 17 persen di dunia.


Bahaya Sabu yang Dikonsumsi Ammar Zoni dalam Tiga Kasus Narkoba

16 Desember 2023

Ilustrasi sabu. Reuters
Bahaya Sabu yang Dikonsumsi Ammar Zoni dalam Tiga Kasus Narkoba

Ketiga kalinya Ammar Zoni kembali lagi terciduk mengonsumsi narkoba jenis sabu. Ini bahaya mengonsumsinya bagi kesehatan.


Kebiasan Begadang dan Risiko Kerusakan Hati

4 Oktober 2023

Ilustrasi Liver. Shutterstock
Kebiasan Begadang dan Risiko Kerusakan Hati

Sejumlah penelitian membuktikan kebiasaan begadang dapat menimbulkan risiko kerusakan hati. Salah satunya hati tidak mampu lagi menyaring racun.


Memahami Gagal Hati, Penyakit yang Merenggut Nyawa Steve Harwell

5 September 2023

Steve Harwell. Wikipedia/Flickr-Eva Rinaldi
Memahami Gagal Hati, Penyakit yang Merenggut Nyawa Steve Harwell

Penyanyi Steve Harwell meninggal karena gagal hati akut. Berikut penjelasan lebih jauh tentang penyakit yang menghilangkan fungsi liver ini.


Cara Mencegah Penularan Hepatitis B dari Ibu ke Anak

31 Juli 2023

Ilustrasi Virus Hepatitis. shutterstock.com
Cara Mencegah Penularan Hepatitis B dari Ibu ke Anak

Pemerintah melakukan berbagai langkah penanggulangan untuk mengurangi risiko penularan hepatitis B dari ibu ke anak. Berikut caranya.


Hepatitis B Banyak Ditularkan dari Ibu ke Anak, Begini Penjelasannya

30 Juli 2023

Ilustrasi hepatitis. Shutterstock
Hepatitis B Banyak Ditularkan dari Ibu ke Anak, Begini Penjelasannya

Di Indonesia, menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, kebanyakan kasus hepatitis B ditularkan dari ibu ke anak.


Lengkap, Kenali Perbedaan Hepatitis A, B, dan C

29 Juli 2023

Ilustrasi hepatitis. Shutterstock
Lengkap, Kenali Perbedaan Hepatitis A, B, dan C

Hepatitis A, umumnya bergejala khas akan tetapi dapat sembuh sendiri dengan penanganan yang tepat. Bagaimana dengan hepatitis B, dan hepatitis C?


Penularan Hepatitis B Dominan dari Ibu ke Anak

28 Juli 2023

Ilustrasi hepatitis. Shutterstock.com
Penularan Hepatitis B Dominan dari Ibu ke Anak

Kemenkes mengatakan hepatitis B di Indonesia sebagian besar ditularkan dari ibu ke anak dan salah satu penyebab tingginya prevalensi di Indonesia.


Hari Hepatitis Sedunia dan Perlunya Langkah Nyata Pengentasan lewat UU Kesehatan

28 Juli 2023

Ilustrasi hepatitis. Shutterstock
Hari Hepatitis Sedunia dan Perlunya Langkah Nyata Pengentasan lewat UU Kesehatan

Di Hari Hepatitis Sedunia, pakar meminta langkah nyata pengendalian hepatitis melalui implementasi UU Kesehatan yang baru disahkan.


Hari Hepatitis Sedunia, Ragam Upaya Pemerintah untuk Menekan Kasusnya

28 Juli 2023

Ilustrasi hepatitis. Shutterstock
Hari Hepatitis Sedunia, Ragam Upaya Pemerintah untuk Menekan Kasusnya

Hari Hepatitis Sedunia, Kemenkes berupaya menekan kasus dengan melibatkan peran masyarakat agar target eliminasi pada 2030 dapat tercapai.