Awas, Pola Makan Salah dan Pilek Juga Sebabkan Kantung Mata

Reporter

Ilustrasi kantung mata. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Munculnya kantung mata tak pernah diharapkan oleh perempuan manapun. Apalagi buat yang masih muda karena wajah terlihat lebih tua, lelah, dan kusam.

Ternyata, kantung mata bisa muncul karena kebiasaan hidup kita yang kurang baik. Untuk menghindarinya, lebih baik jangan melakukan kebiasaan-kebiasaan di bawah ini.

1. Kurang istirahat
Penyebab paling utama dari munculnya kantung mata adalah saat tubuh kelelahan dan kurang istirahat. Kala kita kurang tidur, maka pembuluh darah di bawah mata bisa melebar dan juga menyebabkan warna di bawah mata menjadi gelap. Karena itulah kita perlu tidur minimal 8 jam sehari.

2. Kurang gizi
Saat kita memiliki kebiasaan makan yang kurang baik, seperti tak peduli dengan gizi yang diasup, ternyata juga bisa mengakibatkan kantung mata. Apalagi jika kita suka mengkonsumsi garam yang berlebihan sehingga membuat cairan menumpuk di bawah mata dan membentuk kantung. Lebih baik konsumsilah makanan bergizi dan minum banyak air putih untuk mencegahnya.

3. Pola makan salah
Jika kita melakukan diet dengan asal-asalan dan bisa kehilangan berat badan secara tiba-tiba, maka kulit pun mengendur. Apalagi jika diet itu tak dibarengi dengan olahraga yang teratur, tentu hal ini bisa membuat kulit menjadi lebih kendur. Saat kehilangan berat badan yang tiba-tiba itulah biasanya kantung mata akan muncul. Jadi, lebih baik pilih pola makan yang benar serta lakukan olahraga yang teratur agar kulit tak mengendur.

4. Pilek dan flu
Kondisi tubuh tidak fit dan terjangkit pilek atau flu juga bisa menyebabkan kantung mata. Penyakit lain yang memiliki hubungan dengan saluran pernapasan juga bisa menyebabkan penumpukan cairan di bawah mata sehingga kantung mata dan lingkaran hitam akan muncul. Baca: Ketahui Perbedaan Flu dengan Pilek

TABLOIDBINTANG

Artikel lain:
Perempuan Pakai Kartu Kredit, Cek 3 Belanjaan Terbanyak
Ciri Khas Rika Ekawati, Food Blogger Khusus Makanan Halal
Raisa Pakai Busana Karya Elie Saab untuk Resepsi Pernikahan 






5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

33 menit lalu

5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

Mengonsumsi vitamin D dengan dosis tinggi dari waktu ke waktu dapat mencapai tingkat racun atau berbahaya dalam tubuh.


Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

8 jam lalu

Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

Penelitian menunjukkan BPA dapat berdampak pada kesehatan manusia dengan berbagai cara.


Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

1 hari lalu

Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

Daun kelor mengandung banyak manfaat bagi kesehatan sehingga menjadi salah satu bahan pangan dengan julukan superfood.


6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

2 hari lalu

6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

Teh putih diproduksi dengan memetik kuncup dan daun sebelum mekar


Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

3 hari lalu

Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

Salah satu cara ampuh untuk mengatasi lingkungan kerja toxic adalah memulihkan diri sendiri.


Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

3 hari lalu

Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

Cinta merupakan salah satu hal yang disukai banyak orang. Tak banyak diketahui, cinta ternyata memiliki dampak positif bagi tubuh.


Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

4 hari lalu

Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

Mengonsumsi gula berlebih tidak baik untuk kesehatan. Berikut jumlah ideal gula yang bisa dikonsumsi dalam sehari.


3 Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan

5 hari lalu

3 Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan

Antioksidan adalah senyawa yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh.


Inilah 5 Manfaat Teh Matcha bagi Kesehatan

6 hari lalu

Inilah 5 Manfaat Teh Matcha bagi Kesehatan

Teh matcha, yang memiliki kandungan kafein dan antioksidan lebih banyak daripada teh hijau, memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Apa saja?


DKI Jakarta Janji Turunkan 41 Persen Partikel Polusi Udara Berbahaya buat Kesehatan

7 hari lalu

DKI Jakarta Janji Turunkan 41 Persen Partikel Polusi Udara Berbahaya buat Kesehatan

DKI Jakarta menargetkan penurunan 41 persen polutan berbahaya PM2,5 pada 2030 melalui tiga strategi dan 75 rencana aksi pengendalian pencemaran udara.