Curhat Istri Opick: Dilema Poligami dan Janji Masuk Surga  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Opick bersama istrinya, Dian Rositaningrum. Tabloidbintang

    Penyanyi Opick bersama istrinya, Dian Rositaningrum. Tabloidbintang

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Opick diketahui telah menikah lagi secara diam - diam dengan penyanyi latarnya. Istri dari pria yang bernama lengkap Aunur Rofiq Lil Firdaus, Dian Rositaningrum terkejut dan menggugat cerai karena dimadu. Baca: Diisukan Akan Bercerai, Opick dan Istri Masih Jalan Bareng

    Dian Rositaningrum yang telah membina rumah tangga selama 15 tahun bersama Opick menyayangkan sikap suaminya yang baru mengaku telah menikah lagi setelah ketahuan. Jika kondisinya seperti ini, dia lantas mempertanyakan apakah seorang istri tetap harus menerima dengan iming-iming masuk surga?


    Istri Opick, Dian Rositaningrum. Tabloidbintang

    "Bukankah ini menjebak istri yang tidak siap dengan hadirnya madu? Karena mau tidak mau istri harus menerima keadaan, dengan teriak ini sudah takdir. Terimalah maka kau masuk surga," tulis Dian Rositaningrum. Padahal syarat untuk bisa masuk surga, kata istri Opick ini, bukan karena bersedia dipoligami melainkan akhlak yang baik dan takut kepada Allah. Baca juga: Opick Dikabarkan Poligami, Ini Komentar Anaknya

    Dian Rositaningrum merasa syok dan dipaksa untuk menerima keputusan suaminya yang telah menikah lagi. Jika dia menolak, maka anak-anak dan keluarga besar juga harus menanggung akibatnya.

    "Anak-anak korbannya. Harusnya ia bisa hidup bersama ibu bapaknya. Tapi ini perpisahan yang akan mengganggu jiwa semua orang yang terlibat. Istri, anak, ibu, bapak, keluarga besar," tulisnya. "Berpikirlah wahai imam ( Opick ) yang bijaksana. Poligami tidak semudah memuntahkan spermamu pada lubang yang baru." Artikel terkait: 15 Tahun Menikah, Opick Terancam Bercerai?

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.