Cuaca Panas, Ketahui Tanda-tanda Tanaman Mulai Stres  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • thefuntimesguide.com

    thefuntimesguide.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Cuaca panas di Jakarta dengan temperatur mencapai 35 derajat Celsius membuat banyak tanaman kering dan layu. Apalagi bila pemilik tanaman tak punya waktu menyiramnya secara berkala. Akibatnya, daun dan bunga pun kering. Jika dibiarkan, tanaman akan mati.

    Sebenarnya, apa sih layu itu? Seperti dikutip sfgate.com, layu disebabkan akar tanaman tak mampu mengalirkan cukup air ke daun. Padahal air sangat dibutuhkan untuk menjalankan fungsinya. Sinar matahari yang panas dalam tempo lama dan tanah yang kering bisa membuat tanaman layu. Daun-daun pun menguning, kering, kemudian berguguran.

    Cuaca panas membuat jumlah air yang disalurkan akar ke daun berkurang. Embusan angin juga membuat kebutuhan air untuk tanaman meningkat. Apalagi bila tanaman itu tak pernah diberi pupuk sehingga lebih mudah layu dan mati.

    Tomat, cabai, dan selada tak akan memberikan hasil yang baik bila cuaca panas. Buat yang memiliki tanaman di rumah dan terlihat sudah mulai layu akibat cuaca panas, cobalah selamatkan mereka dengan tip dari houselogic.com berikut ini.

    1. Siram dengan banyak air
    Bukan hanya manusia yang bisa stres, melainkan tanaman. Daun-daun menjadi kuning, lalu cokelat, akhirnya rontok. Bunga pun ikut layu dan berguguran. Tanaman akan selamat bila disiram dengan cukup banyak air. Bila kesegarannya tak juga pulih setelah disiram, tanaman itu tak bisa diselamatkan lagi. Namun jangan biarkan tanaman mati sia-sia. Setidaknya, tanaman mati itu bisa dijadikan kompos untuk tanaman lain.

    2. Taruh di tempat teduh
    Buat tanaman yang ditanam dalam pot, pinggirkan ke bagian rumah yang teduh atau di bawah pohon besar. Bila tanaman ada di dalam rumah, jauhkan dari tempat yang terkena sinar matahari langsung.

    3. Beri air hingga dalam
    Siram tanaman cukup banyak sampai air menembus tanah hingga kedalaman sekitar 20 sentimeter sehingga mirip sumur bagi tanaman. Untuk mengetahui kedalaman air, tusukkan batang kayu atau besi ke dalam tanah. Bila belum cukup dalam, tambahkan air. Siram tanaman sekitar pukul 07.00, saat matahari belum terik.

    4. Tambahkan kompos
    Cobalah tambahkan kompos atau daun-daun yang sudah berguguran di sekitar tanaman untuk menjaga kelembapan tanah dan timbun dedaunan itu hingga kedalaman sekitar 10 sentimeter.

    PIPIT

    Berita lainnya:
    Ini Tanaman yang Cocok Buat Apartemen
    Tanaman Relaksasi yang Cocok Bagi Anda
    10 Tanaman Rumah yang Cantik dan Memberi Energi Positif


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.